Kasat Reskrim Polres Boyolali Dicopot Kapolda, Begini Ceritanya?

- Selasa, 18 Januari 2022 | 13:07 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan penjelasan terkait pencopotan Kasat Reskrim Polres Boyolali, Selasa (18/1). (SMSolo/dok)
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberikan penjelasan terkait pencopotan Kasat Reskrim Polres Boyolali, Selasa (18/1). (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Kapolda Jateng mencopot AKP Eko Marudin, dari jabatannya sebagai Kasat Reskrim Polres Boyolali.

Murkanya Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi itu tidak lepas dari aduan dari korban pelecehan seksual ke Propam.

Kasat Reskrim diadukan atas dugaan pelanggaran etik dan profesi. Yakni menyampaikan perkataan yang diduga melecehkan korban pelecehan seksual yang melapor ke Polres Boyolali didampingi pengacara.

Baca Juga: Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Polres Boyolali

Perwira pertama itu diadukan oleh R (28) yang merupakan istri dari pelaku perjudian yang ditangkap Polres Boyolali.

Saat melapor ke Polres Boyolali, R mengaku mendapatkan perkataan tak mengenakkan dari oknum Kasat Reskrim Polres Boyolali tersebut.

"Kasus ini akhirnya kami laporkan ke Propam Polres Boyolali. Laporan juga kami tembuskan ke Kapolri, Divpropam Mabes Polri, Itwasum Mabes Polri, Kapolda, Ditpropam Polda Jateng, Irswasda Polda Jateng, Wakapolda Jateng, Ketua IPW,” kata Hery Hartono, penasehat hukum R, kepada para wartawan Senin (17/1/2022).

Baca Juga: PPK Putus Kontrak Rekanan Proyek Gedung Pertemuan Sukoharjo

Kasus itu bermula ketika suami R, ditangkap Polres Boyolali karena kasus perjudian.

Keesokan harinya, R didatangi seorang pria tak dikenal yang mengaku anggota Polda Jateng. Pria itu juga menunjukkan kartu anggota polisi berinisial GW.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sambut HUT Bhayangkara Ke-76, 125 Anak Disunat

Kamis, 19 Mei 2022 | 15:40 WIB

Hewan Ternak Terjangkit PMK Wajib Dipisahkan

Senin, 16 Mei 2022 | 17:01 WIB
X