Bank Jateng Purwokerto Dibobol Rp 1,9 Miliar dengan Modus Pemalsuan Dokumen Proyek

- Minggu, 6 Maret 2022 | 22:00 WIB
Salah satu tersangka, dugaan pembobolan Bank Jateng Cabang Purwokerto dari PT JPM Cilacap, ditahan pihak penyidik Ti[ikor Kejaksaan Negeri Purwokerto, Jumat, 4 Maret 2022 petang lalu. (SM Banyumas)
Salah satu tersangka, dugaan pembobolan Bank Jateng Cabang Purwokerto dari PT JPM Cilacap, ditahan pihak penyidik Ti[ikor Kejaksaan Negeri Purwokerto, Jumat, 4 Maret 2022 petang lalu. (SM Banyumas)

PURWOKERTO, suaramerdeka-solo.com – Tersangka pembobol Bank Jateng dengan modus pemalsuan dokumen atau cassie ditahan penyidik Kejari Purwokerto.

Dalam kasus ini, pelaku membobol Bank Jateng Cabang Purwokerto senilai Rp 1.952.014.335. Satu tersangka, ditahan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

"Ada dua pelaku yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka, yakni PDP (31), pegawai administrasi, dan Olv (51) selaku komisaris utama (kontraktor) PT PJM Cilacap," kata Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto, Sunarwan dikutip dari suaramerdeka-banyumas.com.

Baca Juga: Hendak Balapan Liar di Flyover, Keburu Digerebek Polisi

Menurut Kajari, tersangka PDP ditahan dan dititipkan di Rutan Banyumas.
Sedangkan untuk tersangka Olv, penyerahan berkas perkara tahap dua baru dilakukan, sehingga belum dilakukan penahanan.

"Tersangka Olv penyerahan tahap dua menyusul, karena yang bersangkutan beralasan sakit,” katanya.

Dalam perkara ini, katanya, pihaknya telah memeriksa sebanyak 10 orang saksi. Kemudian menyita sejumlah dokumen. Perkara ditangani sejak tahun 2021 lalu.

Baca Juga: Dunia Terbalik. Nagih Hutang Malah Dipukuli

Kajari menjelaskan, kerugian negara dalam perkara ini sekitar Rp 1.952.014.335.

Kasusnya bermula, pada tahun 2020 lalu, PT PJM Cilacap yang bergerak di jasa konstruksi mendapatkan pekerjaan pembangunan fasilitas dan sarana kilang BBM dari PT Pertamina di Tegal.

Nilai pekerjaannya sekitar Rp 6,5 miliar. Untuk pembiayaan proyek tersebut PT PJM menjaminkan surat perintah kerja (SPK) dari pemberi pekerjaan di Bank Jateng Cabang Purwokerto sebanyak Rp 6,5 miliar.

Baca Juga: Proliga 2022: Duel Terakhir Laga Reguler, Bank bjb Akui Bagus Pertahanan Petrokimia

"Pihak Pertamina membayar dalam tiga termin. Namun pada pembayaran termin ketiga atau terakhir sebanyak Rp 1,9 miliar, diambil oleh pelaku dengan menggunakan cessie atau dokumen palsu yang seolah olah bukan pekerjaan Pertamina, tapi dari pembayaran proyek lain," terangnya.

Kasus pembobolan dana perbankan ini terungkap setelah pihak Bank Jateng Cabang Purwokerto selaku pemberi biaya melakukan konfirmasi ke pihak Pertamina pada akhir tahun 2020.

Baca Juga: Hari Pertama Jalur Selo Dibuka, Pendaki Merbabu Sambut Antusias

Pihak Pertamina menyatakan pembayaran sudah lunas pada bulan Oktober.

“Sehingga pihak Bank Jateng Cabang Purwokerto merasa dibohongi dengan menggunakan dokumen palsu, yang seolah olah pembiayaan proyek lain alias fiktif,” jelasnya.**

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir di Batang, Sebuah Mobil Terseret Arus Banjir

Sabtu, 12 November 2022 | 19:11 WIB

Angin Kencang Menerjang Pati, Sejumlah Bangunan Rusak

Selasa, 8 November 2022 | 11:58 WIB

Waduh! Ada Begal di Jalur Pendakian Merbabu?

Minggu, 16 Oktober 2022 | 23:45 WIB
X