Belum Diresmikan, Bangunan Museum Purba di Brebes Ambruk. Hujan Dituding jadi Penyebabnya

- Jumat, 13 Mei 2022 | 19:45 WIB
Atap teras bangunan Museum Purba yang dibangun Pemkab Brebes di Dukuh Kalipucung, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Brebes, ambruk.  (SM/dok)
Atap teras bangunan Museum Purba yang dibangun Pemkab Brebes di Dukuh Kalipucung, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Brebes, ambruk. (SM/dok)

BREBES, suaramerdeka-solo.com - Atap teras bangunan Museum Manusia Purba yang dibangun Pemkab Brebes di Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Brebes, ambruk.

Padhal, bangunan tersebut belum juga diresmikan. Sekretaris Desa Galuhtimur, Muhajir mengatakan, atap ambruk terjadi sehari pasca lebaran lalu.

"Iya, bagian atap teras ambruk. Kejadiannya sehari setelah Lebaran," ujarnya dilansir dari suaramerdeka-pantura.com.

Baca Juga: Pasca Kecelakaan di Boyolali, Polres Klaten Larang Kereta Kelinci Beroperasi di Jalan Raya

Menurut Muhajir, kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Brebes.

Sedianya, bangunan senilai Rp572 juta akan segera diresmikan Bupati Brebes.

Terkait dengan ambruknya atap bangunan, hujan lebat diduga menjadi pemicunya. "Beberapa hari sampai malam takbiran (hari Raya Idul Fitri) hujan," katanya.

Baca Juga: Jaga Peluang ke Semifinal, Timnas Indonesia Gasak Filipina 4-0

Untuk diketahui, Museum Purba dibangun di Dukuh Kalipucung Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong pada 2021. Anggarannya bersumber dari APBD sebesar Rp572,405 juta.

Proyek ini dibangun menyusul penemuan fosil manusia purba (homo erectus bumiayuensis) berumur 1,8 juta tahun di Situs Bumiayu.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sambut HUT Bhayangkara Ke-76, 125 Anak Disunat

Kamis, 19 Mei 2022 | 15:40 WIB

Hewan Ternak Terjangkit PMK Wajib Dipisahkan

Senin, 16 Mei 2022 | 17:01 WIB
X