Rencana Kenaikan Tarif ke Candi Borobudur Rp750 Ribu Ditunda

- Rabu, 8 Juni 2022 | 15:51 WIB
Wacana tarif naik Candi Borobudur Rp750 ribu untuk tur lokal dan 100 Dollar untuk turis asing ditunda. (SMSolo/dok)
Wacana tarif naik Candi Borobudur Rp750 ribu untuk tur lokal dan 100 Dollar untuk turis asing ditunda. (SMSolo/dok)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Rencana kenaikan tarif masuk ke Candi Borobudur sebesar Rp750 ribu ditunda.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sepakat untuk menunda rencana kenaikan tarif tiket naik ke Candi Borobudur.

“Saya sampaikan kepada beliau, ini banyak yang protes, menurut saya diendapkan dan beliau setuju. Ini soal tarif jangan dibicarakan dulu, di-postpone (tunda) dulu, dan memang TWC (Taman Wisata Candi) sama balai sedang komunikasi, maka masyarakat tidak perlu resah. Itu penting untuk disampaikan,” kata Ganjar usai bertemu dengan Luhut, di Rumah Dinas Gubernur (Puri Gedeh), Selasa (7/6/2022).

Baca Juga: Namanya Loso Tetapi Foto Dipaspor Perempuan, Keberangkatan Haji Tertunda

Menurut Ganjar, diperlukan beberapa langkah sebelum akhirnya diberlakukan kenaikan tarif. Terlebih, banyak masyarakat yang melayangkan protes.

Dijelaskan, penataan di kawasan Candi Borobudur memang masih terus dilakukan. Maka dari itu harus dicarikan skema-skema terbaik untuk mengatur wisatawan yang hendak naik ke atas candi.

Baca Juga: Kasus Tewasnya Prajurit asal Solo, Keluarga dan Pengacara Datangi LPSK

Baik dengan pembatasan kuota maupun dengan instrumen lain, seperti salah satunya penentuan tarif masuk.

“Kita postpone dulu. Tadi Pak Menteri (Luhut) sudah menyampaikan, Pak Gub itu kita postpone dulu, biar tidak terjadi cerita yang ke mana-mana,” ungkapnya.

Baca Juga: Menko Luhut Naikkan Tarif Masuk Candi Borobudur Rp 750 Ribu

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musda KNPI Jateng, Casytha Arriwi Terpilih Jadi Ketua

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:43 WIB
X