Obat Mercon Meledak, Seorang Warga Banyumas Tewas

- Rabu, 15 Juni 2022 | 00:51 WIB
Tim Gegana mengenakan baju jibom menyisir rumah yang hancur terkena ledakan, di Desa Randegan, Kebasen, Selasa 14 Juni 2022 (SM Bnyumas/Dian Aprilianingrum)
Tim Gegana mengenakan baju jibom menyisir rumah yang hancur terkena ledakan, di Desa Randegan, Kebasen, Selasa 14 Juni 2022 (SM Bnyumas/Dian Aprilianingrum)

BANYUMAS, suaramerdeka-solo.com - Seorang warga Dusun Leler RT 4 RW 1 Desa Randegan Kecamatan Kebasen tewas akibat obat mercon di rumahnya meledak.

Warga tersebut adalah bernama Ahmad Gustomi (28). Selain menyebabkan satu nyawa melayang, ledakan itu juga mengakibatkan sejumlah rumah di sekitar lokasi kejadian rusak.

Kades Randegan, Kasih Yono membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa ledakan obat mercon itu terjadi pada Selasa sore 14 Juni 2022 pada pukul 17.30 WIB.

Baca Juga: Buntut Mosi Tidak Percaya Partai Golkar, Henry Indraguna Dijagokan Gantikan Kus Rahardjo

"Untuk kronologi kejadian, saat ini masih proses identifikasi. Tapi ada satu korban meninggal dunia dan beberapa rumah rusak," katanya dilansir dari suaramerdeka-banyumas.com.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu menyatakan dari olah tempat kejadian perkara (TKP), kejadian ledakan yang menewaskan satu orang warga di Leler Randegan Kebasen tidak ada kaitannya dengan terorisme.

Baca Juga: Emosi dan Bakar Rumah Sakit, Warga Prambanan Dituntut 3 Tahun Penjara

Dari olah TKP dari tim Brimob, tim inafis dan tim penjinak bom (jibom) Polda Jateng, pihanya menemukan adanya dua bahan peledak.

"Kamu menduga bahwa dari hasil olah TKP. Di dalam rumah ditemukan seperti bahanpeledak untuk membuat nercon dan petasan," jelasnya.

Baca Juga: Gara-gara pakai Kaos Bertuliskan 'Gashak' Seorang Kakek dan Cucu Dianiaya

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musda KNPI Jateng, Casytha Arriwi Terpilih Jadi Ketua

Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:43 WIB
X