3.073 Perempuan di Brebes Menyandang Status Baru sebagai Janda

- Jumat, 8 Juli 2022 | 11:01 WIB
Sebanyak 3.073 perempuan di Brebes menyandang status sebagai janda baru.  (Foto ilustrasi Pixabay)
Sebanyak 3.073 perempuan di Brebes menyandang status sebagai janda baru. (Foto ilustrasi Pixabay)

BREBES, suaramerdeka-solo.com - Sepanjang bulan Januari hingga Juni 2022, tercatat ada 3.073 perempuan di Kabupaten Brebes menyandang status baru sebagai janda.

Mereka resmi menyandang status janda setelah perkara perceraiannya divonis Majelis Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Brebes.

Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Brebes melalui Humas, Nursidik mengungkapkan, total perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Brebes sejak awal Januari 2022 mencapai 3.603 berkas perkara.

Baca Juga: Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana Kemanusiaan, Bareskrim Polri Panggil Presiden ACT

Rinciannya, 3.428 perkara yang diajukan sejak Januari hingga Juni. Kemudian, sebanyak 175 perkara tambahan tahun 2021.

Dari total perkara yang ditangani tersebut, 3.043 perkara di antaranya saat ini sudah divonis majelis hakim dan didominasi kasus gugat cerai.

"Perkara gugat cerai ini mencapai 2.387 kasus. Sedangkan untuk perkara cerai talak sebanyak 686 kasus. Jadi totalnya, 3.073 kasus perceraian sudah divonis majelis hakim," ungkapnya dilansir dari pantura.suaramerdeka.com.

Baca Juga: Jelang Tengah Malam, Tersangka MSAT Dibawa ke Polda Jatim

Penyebab perceraian sejauh ini masih didominasi faktor ekonomi yang mencapai 74,79 persen. Dimana pihak suami tidak memberikan nafkah sebagai hak istri secara layak.

Kemudian, sebanyak 23,06 persen terjadi karena penyebab lainnya, seperti dipicu perselisihan dan pertengkaran. Selain itu, 1,95 persen disebabkan salah satu pihak meninggal dunia, dan penyebab lainnya sekitar 0,2 persen.

Baca Juga: Satu Tersangka Pemicu Kerusuhan Babarsari Yogyakarta Serahkan Diri, Satunya Masih Buron

Penyebab lainnya itu meliputi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), suami atau istri dipenjara atau perkara dicabut.

"Dari total perkara yang ditangani kami ini, 90 persen perkara akumulatifnya didominasi perceraian," katanya. **

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X