BMKG Ingatkan Ancaman Gempa dan Tsunami di Selatan Pulau Jawa

- Jumat, 29 Juli 2022 | 13:42 WIB
Ilustrasi tsunami. BMKG mengingatkan potensi terjadinya gempa bumi dan tsunai di sepanjang selatan Pulau Jawa. (sl/Ist/Pixabay)
Ilustrasi tsunami. BMKG mengingatkan potensi terjadinya gempa bumi dan tsunai di sepanjang selatan Pulau Jawa. (sl/Ist/Pixabay)

CILACAP, suaramerdeka-solo.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi terjadinya gempa bumi dan tsunami di sepanjang selatan Pulau Jawa.

Hal itu dikatakan Kepala BMKG saat membuka sekolah lapang gempa bumi (SLG) yang digelar BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara di Cilacap, Rabu (27/7).

Terkait dengan ancaman gempa dan tsunami itu, Dwikora meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiap-siagaan guna mengantisipasi skenario terburuk.

Baca Juga: Video Syur Mirip Penyanyi Ardhito Pramono Beredar di Medsos

"Cilacap yang berada di garis Pantai Selatan Jawa menghadap langsung zona tumbukan lempeng antara lempeng Samudera Hindia dengan lempeng Eurasia. Dari hasil pemodelan tsunami dengan skenario terburuk, dikhawatirkan berpotensi terjadi tsunami dengan ketinggian lebih dari 10 meter di pantai Cilacap, sebagai akibat dari gempabumi dengan kekuatan M = 8,7 pada zona megathrust dalam tumbukan lempeng tersebut," ungkap Dwikorita.

Dijelaskan, prakiraan skenario terburuk itu bukanlah ramalan, namun merupakan hasil kajian ahli dan pakar kegempaan.

Baca Juga: Rekaman Percakapan Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas Beredar. Begini Isinya

Namun perihal kapan waktunya terjadi, kata dia, hal tersebut belum dapat diketahui, mengingat hingga saat ini belum ada satupun teknologi yang mampu memprediksi kapan terjadinya gempa.

"Perhitungan skenario terburuk tersebut menjadi pijakan untuk mempersiapkan langkah-langkah mitigasi. Sehingga, andai kata terjadi gempa bumi dan tsunami sewaktu-waktu diharapkan pemerintah dan masyarakat sudah siap dan tahu apa-apa saja yang harus dilakukan. Termasuk kapan dan kemana harus berlari menyelamatkan diri secara mandiri atau kelompok," ujarnya.

Baca Juga: Usai Pemeriksaan Sebelumnya Pakai Kursi Roda, Kemarin Roy Suryo Pakai Penyangga Leher

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganggu Kenyamanan, 147.380 Knalpot Brong Disita

Senin, 19 September 2022 | 18:53 WIB
X