Jika Kuota Jamaah Dinaikkan, Jateng Butuh Tambahan Asrama Haji

- Senin, 1 Agustus 2022 | 20:14 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam evaluasi pelaksanaan haji bersama Komisi VIII DPR RI di Balai Kota Solo, Senin (1/8/2022).  (SMSolo/Dok Humas Pemkot Solo)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam evaluasi pelaksanaan haji bersama Komisi VIII DPR RI di Balai Kota Solo, Senin (1/8/2022). (SMSolo/Dok Humas Pemkot Solo)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku tengah mempertimbangkan rencana penambahan asrama haji di Jawa Tengah, guna mengantisipasi peningkatan kuota jamaah haji beberapa tahun ke depan.

Ganjar menilai, penambahan asrama haji itu diperlukan untuk wilayah utara Jawa Tengah.

“Rasanya perlu dibuat satu lagi (asrama haji) di wilayah Pantura. Sebenarnya yang paling bagus itu di sekitar Semarang Raya. Apakah nanti di Semarang, Demak atau Kendal, coba kita carikan,” kata dia, dalam evaluasi pelaksanaan haji bersama Komisi VIII DPR RI di Balai Kota Solo, Senin (1/8/2022).

Baca Juga: Seorang Lagi Jamaah Haji Embarkasi Solo Positif Covid-19

Menurut Ganjar, keberadaan asrama haji itu bisa membantu calon jamaah menyiapkan keberangkatan mereka ke Tanah Suci.

“Misalnya soal simulasi bagaimana naik pesawat, membuka kunci hotel, menghidupkan keran panas di hotel. Meski sepele, ternyata simulasi ini penting dan tidak semua orang tahu,” jelas Ganjar kepada wartawan usai rapat.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jateng Musta’in Ahmad menerangkan, wacana penambahan asrama haji itu merujuk visi pemerintah Arab Saudi yang mencanangkan lima juta jamaah haji pada 2030.

Baca Juga: Mulai Kloter 9, Seluruh Jemaah Haji Wajib Jalani Swab Antigen

”Kalau pemerintah Arab Saudi konsisten dan sudah ada perbaikan infrastruktur di sana, Indonesia dan semua negara harus mengantisipasinya,” tegas dia.

Pada tahun ini, Jateng memberangkatkan 13 ribu jamaah haji karena kuota dari Arab Saudi hanya 1 juta jamaah. Dari total jamaah itu, kuota untuk jamaah asal Indonesia pada tahun ini hanya 150.250 ribu orang.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganggu Kenyamanan, 147.380 Knalpot Brong Disita

Senin, 19 September 2022 | 18:53 WIB
X