Kecelakaan Maut Terjadi di Tol Semarang - Solo, Dua Tewas, Dua Terluka

- Senin, 21 Juni 2021 | 12:07 WIB
Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Semarang-Solo. Tepatnya di KM 484.900 jalur A Mojosongo, Boyolali, Senin (21/6/2021) pagi. SMSolo/Joko Murdowo
Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Semarang-Solo. Tepatnya di KM 484.900 jalur A Mojosongo, Boyolali, Senin (21/6/2021) pagi. SMSolo/Joko Murdowo

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Semarang-Solo, tepatnya di KM 484.900 Jalur A di ruas Dukuh/Desa Brajan, Kecamatan Mojosongo.

Tercatat dua orang meninggal dan dua luka ringan dalam kejadian Senin (21/6/2021) pukul 04.50 WIB tersebut. Menurut informasi, kecelakaan terjadi dua kali dengan melibatkan total empat buah KBM.

Yaitu, KBM truk tak dikenal, Toyota Innova, Daihatsu Ayla serta sebuah KBM Hyundai. Namun, KBM truk tak dikenal kabur usai kecelakaan.

Baca Juga: Pohon Tua di Makam Keramat Tumbang, Timpa Mobil dan Dua Motor. Seorang Tewas

Dua korban tewas adalah, Torana Ambarwanto (44) Kampung Danunegaran, RT 69 RW 19, Kelurahan/ Kecamatan Mantrinjeron, Kota Yogyakarta dan Walidi (42) alamat Dukuh Maguwo, Kelurahan/Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogjakarta. Keduanya adalah penumpang Toyota Innova AD-8715-MM.

Sedangkan dua korban luka adalah, Bunga Saqila Azzahra (9) alamat Jalan Pondok Blimbing Gg Melati 3, Rt 03 Rw 04, Jurangmangu Barat, Kota Tangerang. Dia mengalami luka memar pada bagian tangan kanan dan kondisinya sadar.

Satu lagi korban luka adalah Muhammad Anton Andriansyah (35) warga Kampung Baron Cilik, Rt 01 Rw 06, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Pengemudi Toyota Innova ini hanya luka pada bagian pelipis mata dan kaki lecet. Kedua korban luka dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Mayoritas Warga Menolak Jokowi Maju Capres untuk Ketiga Kalinya

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraini dan Kanit Laka Ipda Budi Purnomo menjelaskan, korban meninggal langsung dibawa ke RSU Pandan Arang guna menjalani visum.
"Kami juga terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kejadian itu," katanya.

Pihaknya juga masih menelusuri jejak KBM truk tak dikenal yang melarikan diri usai kecelakaan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

X