Sikap Arogan Satpol PP Kota Semarang, Hanya Berujung Teguran untuk Kasatpol

- Selasa, 6 Juli 2021 | 22:05 WIB
Walikota Semarang Hendrar Prihadi. (SMSolo/dok)
Walikota Semarang Hendrar Prihadi. (SMSolo/dok)

SEMARANG, suaramerdeka-solo.com - Sikap arogan Satpol PP Kota Semarang yang menertibkan pelanggar PPKM Darurat dengan mobil Damkar, membuat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, gerah.

Walikota menegaskan tidak pernah memberi arahan untuk menyemprot tempat usaha. Apalagi mengangkut barang dagangan yang melanggar aturan PPKM Darurat.

"Tindakan penyemprotan tersebut diluar sepengetahuan, dan tidak sesuai dengan arahan yang telah diberikan," kata Walikota Hendi di Balaikota Semarang, Selasa 6 Juli 2021.

Baca Juga: Pasien Membeludak, IGD RS Brayat Minulya Ditutup

Semua tindakan terhadap pelanggaran PPKM Darurat, menurut Hendi harus sesuai dengan apa yang diinstruksikan. Dia sangat menyayangkan kejadian main angkut barang dagangan dan penyemprotan tempat usaha yang melanggar aturan PPKM Darurat.

Karena itu Hendi meminta seluruh jajarannya tegak lurus bertindak sesuai komandonya, dan tidak mengambil tindakan sendiri dalam menjalankan tugas.

Sebab menurut Walikota Hendi, tindakan itu membuat upaya penegakan aturan PPKM Darurat di Kota Semarang menjadi kontra produktif serta tidak mendapat simpati dari masyarakat.

Baca Juga: Tertibkan Pelanggar PPKM Darurat dengan Mobil Damkar, Satpol PP Semarang Panen Kecaman

"Saya tegur Kepala Satpol PP Kota Semarang karena Satpol PP secara terang-terangan menyemprot warung-warung yang masih berjualan,” katanya.

“Saya rasa masih banyak cara yang bisa kita lakukan, supaya kemudian semua bisa nurut dengan aturan," imbuh Walikota Hendi.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

DPD Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Capres 2024

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:50 WIB

10 Pedagang Makanan di Klaten Tertipu Pesanan Palsu

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:12 WIB

Mahasiswa Asing Jalani Vaksinasi di Edutorium UMS

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:52 WIB
X