Ajakan Demo Pemberlakuan PPKM Darurat di Banyumas Tidak Laku

- Senin, 19 Juli 2021 | 16:22 WIB
SEPI : Halaman pendapa Sipanji Kabupaten Banyumas, Senin (19/7) siang terlihat sepi. Tak ada aksi demo pedagang sebagaimana ajakkan yang disebar via medsos  (Sigit Oediarto)
SEPI : Halaman pendapa Sipanji Kabupaten Banyumas, Senin (19/7) siang terlihat sepi. Tak ada aksi demo pedagang sebagaimana ajakkan yang disebar via medsos (Sigit Oediarto)

PURWOKERTO, suaramerdeka-solo.com - Ajakan demo di media sosial terkait dengan pemberlakuan PPKM Darurat di Banyumas, tidak laku.

Ajakan demo itu disebar lewat media sosial oleh kelompok yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Banyumas Bersama KBPPB (Keluarga Besar Pedagang Pasar Banyumas).

Sesuai rencana aliasi itu mengajak demo dengan titik juang di Pendapa Kabupaten Banyumas pada Senin (19/7/2021) siang, sebagaimana tersebar via media sosial.

Ajakan demo itu memang sudah ramai di medsos. Pamflet yang bertuliskan “Aliansi Masyarakat Banyumas Bersama KBPPB (Keluarga Besar Pedagang Pasar Banyumas) Bergerak Menuntut Keadilan Perihal PPKM!!! Senin, 19 Juli 2021 Titik Juang Pendopo Bupati Banyumas Jam 13.00 Sampai Dengan Tuntutan Dipenuhi!! Kesejahteraan Rakyat Adalah Tanggung Jawab Negara!!! di media sosial grup Facebook Seputar Cilongok.

Baca Juga: Terdampak PPKM Darurat, 840-an PKL Kawasan Karanganyar Kota Terima Bansos

Pantauan di lapangan, mulai dari alun-alun hingga halaman pendapa Kabupaten Banyumas, terlihat sepi pada Senn (19/7/2021) siang. Tetapi ada beberapa personel Polresta Banyumas baik yang berseragam maupun pakaian preman, duduk-duduk di sekitar pendapa.

"Ya jaga-jaga sejak pagi untuk antisipasi saja barangkali ada pedagang yang termakan isu terus datang. Tapi hingga pukul 13.30 WIB, sepi tidak ada yang datang," ungkap seorang personel yang ada di halaman pendapa, seperti dikutip dari suaramerdeka-banyumas.com.

Para pedagang pasar yang tergabung dalam paguyuban pedagang pasar seperti yang ada di Ajibarang, Cilongok, Karanglewas, Banyumas, Purwokerto dan sejumlah kepala pasar menyatakan menyatakan tidak ada rencana demo menolak PPKM Darurat.

Baca Juga: PPKM Darurat, Polres Sukoharjo Akan Tindak Tegas Takbiran Keliling

"Ajakan demo ke kabupaten adalah hoax. Kami melarang teman-teman paguyuban agar tak ikut ajakan aksi yang disebar oleh orang yang tak bertanggunjawab," tutur Ahmad Nanang dari Paguyuban Pedagang Pasar Ajibarang.

Hal senada juga diutarakan Heri Gudeg, koordinator parkir dan anggota Paguyuban Pedagang Pasar Wage dan Agung Rahmanto selaku kordinator Pedagang Pasar Wage Blok A.

"Saya mengimbau kepada seluruh rekan-rekan untuk tetap mendukung PPKM Darurat demi kebaikan warga masyarakat Kabupaten Banyumas," ujar Heri dan Agung.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Cilongok Edi Sukowo juga menolak ajakan aksi apapun karena saat ini masih pandemi Covid-19. Dia mengimbau pedagang untuk mematuhi kebijakan PPKM Darurat agar rantai penyebaran Covid-19 terputus.

Baca Juga: Penyekatan Exit Tol Soker, Penurunan Kendaraan Mencapai 70 Persen

Imbauan agar pedagang pasar tak terpancing oleh isu-isu atau berita hoax juga disampaikan Ketua Paguyuban Pasar Sari Mulyo, Kebondalem Purwokerto.

Paguyuban Pedagang Pasar Ajibarang Buntoro juga mengimbau kepada para pedagang pasar Ajibarang untuk tidak terpancing isu yang belum tentu benar dan tidak bertanggungjawab.

"Pedagang Pasar Ajibarang mendukung PPKM Darurat dan siap melaksanakan protokol kesehatan''.

Tiak jauh berbeda, Ketua Paguyuban PKL Pasar Kliwon Karanglewas Titut Kus Hertono meminta kepada para pedagang di Pasar Karanglewas untuk tidak terpancing karena berita tersebut adalah berita hoax.

Ajakan agar pedagang untuk menolak ajakan demo seperti yang disebar via medsos juga disampaikan oleh Sarwan, Ketua Paguyuban Pasar Banyumas.

"Kita dukung PPKM Darurat dan tolak ajakan demo," tandasnya. **

Sumber : banyumas.suaramerdeka.com
penulis: Sigit Oediarto

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

10 Pedagang Makanan di Klaten Tertipu Pesanan Palsu

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:12 WIB

Mahasiswa Asing Jalani Vaksinasi di Edutorium UMS

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:52 WIB
X