Bawa Pasien Kritis, Ambulan di Kudus Terlibat Kecelakaan. Pasien Kritis Akhirnya Meninggal di RS

- Selasa, 20 Juli 2021 | 19:36 WIB
Manajer Lazizmu Abdul Latif memberikan penjelasan kepada petugas Unitlaka Satlantas Polres Kudus terkait kecelakaan di bangjo Pekojan, Senin (19/7) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Manajer Lazizmu Abdul Latif memberikan penjelasan kepada petugas Unitlaka Satlantas Polres Kudus terkait kecelakaan di bangjo Pekojan, Senin (19/7) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS, suaramerdeka-solo.com – Mobil ambulan milik Lembaga amil zakat, infak dan shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kudus yang membawa pasien kritis, terlibat kecelakaan di perempatan Pekojan, Kudus, Minggu (18/7) pagi pukul 07.00 WIB.

Menurut informasi, ambulan yang dikemudikan Faturahman (34), warga Pasuruhan Lor, Kecamaan Jati, mengatakan, saat itu membawa pasien yang mengalami penurunan saturasi dari 50 persen menjadi 40 persen. Kejadian itu sempat viral.

Namun informasi terakhir menyebutkan, pasien asal Mlonggo Jepara, yang dibawa ambulan itu meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, Senin (19/7) pagi.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Di Sragen, Jumlah Hewan Kurban yang Disembelih Justru Bertambah

Kasatlantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu dan Kanitlaka Ipda Firman Abit, mengemukakan kecelakaan di perempatan Pekojan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kedua belah pihak sudah saling menerima," katanya dikutip dari suaramerdeka-muria.com.

Hasil pemeriksaan aparat, ambulans Inova dengan nopol K 8916 K melaju dari arah Mlonggo, Kabupaten Jepara (barat-red) ke Rumah Sakit Aisyah (timur-red) dengan kecepatan sedang. Saat mendekati lampu merah Pekojan, lampu pengatur lalu lintas menyala merah.

Sopir berinsiatif mengambil jalur kanan untuk mempersingkat waktu ke rumah sakit. Karena pertimbagannya pasien dalam kondisi darurat. Saat bersamaan sepeda motor nopol K 4675 KR yang dikendarai Jumanto (37), penduduk Desa Kaliputu, Kecamaan Kota melintas dari utara ke selatan.

Baca Juga: Polres Sukoharjo Distribusikan 6 Ton Beras dari Aslog Kapolri untuk Warga Terdampak Covid-19

Kecelakaan tidak dapat dihindari, meskipun ambulans berusaha membanting setir. "Pengendara sepeda motor luka ringan akibat kejadian tersebut," ujarnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

X