Ini Mitos dan Pantangan Saat Melewati Jalur Tengkorak Wonosobo

- Sabtu, 10 September 2022 | 14:22 WIB
Sebuah truk sarat muatan melintas di Jalur Tengkorak Wonosobo yang dikenal sebagai jalru maut. Ini pantangan dan cerita mistis di jalur maut ini. (SMSolo/tangkapan layar WONOSOBO TV)
Sebuah truk sarat muatan melintas di Jalur Tengkorak Wonosobo yang dikenal sebagai jalru maut. Ini pantangan dan cerita mistis di jalur maut ini. (SMSolo/tangkapan layar WONOSOBO TV)

suaramerdeka-solo.com - Kecelakaan maut yang terjadi di Jalur Tengkorak Wonosobo dan memakan korban jiwa kerap terjadi.

Yang terbaru, kecelakaan maut sebuah bus wisata yang diduga rem blong menyebabkan enam orang tewas. Bus menabrak sejumlah kendaraan yang ada di sana.

Terlepas dari kondisi jalur yang disebut-sebut turunan tajam itu, ada mitos yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga: Lokasi Kecelakaan Maut di Wonosobo Dikenal Sebagai Jalur Tengkorak

Dilansir dari chanel YouTube Wonosobo TV, jalur maut atau Jalur Tengkorak Wonosobo ini memang mengerikan. Sebab jalannya menurun hingga beberapa kilometer.

Banyak kejadian kecelakaan yang terjadi di Jalur Tengkorak ini dikarenakan rem blong. Remb blong terjadi karena pada saat melaju di jalur menurun, sopir menginjak rem.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Wonosobo Enam Orang Tewas. Lima Diantaranya Anggota Grup Nandang Dhukita Temanggung

Akibatnya, rem menjadi panas dan tidak mampu mencengkeram dengan sempurna. Namun demikian, cerita mitos yang berkembang di sini menyebutkan ada pantangan ketika melewati Jalur Tengkorak Wonosobo ini.

Yakni, pengemudi ataupun penumpang 'haram' membuang sampah atau kotoran apapun di sepanjang jalur. Mulai dari puntung rokok hingga sampah lainnya.

Baca Juga: Tak Hanya Ceraikan Sule Sebagai Suami, Nathalie Holscher juga 'Ceraikan' Sule di Medsos

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penghujung Tahun 2022 Semarang Dikepung Banjir!

Sabtu, 31 Desember 2022 | 17:57 WIB
X