Penanganan Covid-19, Wali Kota Semarang Gandeng Remaja Gabung Gercep

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 07:10 WIB
Wali Kota Semarang Hendi (suaramerdeka.com/dok)
Wali Kota Semarang Hendi (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka-solo.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menggandeng remaja ikut terlibat dalam penanganan Covid-19 di Kota Semarang.

Hal itu diwujudkan dengan membentuk Satuan Tugas Remaja Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Semarang. Mereka berasal dari unsur remaja dan pemuda-pemudi dari berbagai forum yang ada di kota Semarang.

Seperti, Karang Taruna, Saka Bhakti Husada, Saka Kencana, Generasi Berencana, Forum Anak, dan juga Forum OSIS. Mereka nantinya tergabung dalam Gerakan Remaja Cegah dan Pantau Covid-19 (Gercep) Kota Semarang.

Baca Juga: Wisata Waduk Gajahmungkur Wonogiri Digelontor Rp 11 Miliar

Tugas pertama Satgas Remaja Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Semarang adalah melakukan aksi berupa pemberian vaksin di YPAC Semarang.

Keterlibatan anak muda memiliki dampak cukup signifikan dalam membantu penanganan Covid-19. Salah satunya, membantu sosialisasi antara sesama anak muda, dalam meningkatkan ketertiban menjalankan protokol kesehatan.

"Saya merasa optimistis karena ini merupakan perwakilan remaja yang top semua. Saya rasa juga mempunyai tanggung jawab untuk ikut mengatasi persoalan Kota Semarang, termasuk Covid-19,” ujar Hendi.

Baca Juga: Namanya Jadi Favorit di Polling Wakil Mendikbud, Prof Jamal Wiwoho Tak Banyak Berkomentar

Menurutnya, kelebihan anak muda saat ini adalah jumlah populasinya yang banyak, bahkan mencapai 40 persen di tingkat nasional dan di Kota Semarang.

“Jika semua populasi anak muda Semarang kompak membantu Kota Semarang, maka kota ini tidak hanya menjadi kota yang hebat, bahkan dapat melampaui kota-kota besar lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga: Di Klaten, Edotel Siapkan Tempat Isolasi Khusus bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Selain itu, lanjut Hendi, generasi muda saat ini memiliki karakteristik bersemangat, idealisme kuat, integritas tinggi, wawasan yang lebih banyak, serta menguasai teknologi informasi terkini.

Meski demikian, Hendi mengingatkan, adanya kelemahan dari anak muda zaman sekarang, yakni masalah emosi. Karena itu Hendi meminta anak muda di Kota Semarang bisa berperan sebagai agent of change.

"Di sinilah peran generasi muda. Sebagai sosok yang memiliki semangat luar biasa dan dinamis, penuh energi, serta optimis, yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang bergerak dan aktif dalam membantu pemerintah, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19." **

Sumber : Jatengprov.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X