Waduh. Selama PPKM, Angka Perceraian di Kudus Melonjak

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 12:08 WIB
Aktivitas pelayanan di Pengadilan Agama Kabupaten Kudus, kemarin. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Aktivitas pelayanan di Pengadilan Agama Kabupaten Kudus, kemarin. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS, suaramerdeka-solo.com - Sepanjang bulan Juli 2021, tepatnya saat PPKM, angka perceraian di Kabupaten Kudus melonjak. Tercatat ada 122 pengajuan di PA setempat.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan bulan Juni sebanyak 114 kasus, Mei (74 kasus) dan April (88 kasus).

Panitera Pengadilan Agama Kabupaten Kudus, Muhammad Muchlis, selama PPKM institusinya memberlakukan pembatasan layanan. Pendaftaran cerai dilayani pukul 13.00 WIB-15.00 WIB.

Baca Juga: Pemuka Agama di Sukoharjo Dapat Vaksinasi di Gerai Presisi

Walaupun jam layanan dibatasi, permohonan pengurusan perceraian meningkat pada bulan Juli. Dia merinci, terdapat 83 permintaan cerai gugat dan 39 permintaan cerai talak.

"Pengajuan perceraian yang kita putus di bulan Juli sebanyak 115 kasus," tandasnya dikutip dari muria.suaramerdeka.com.

Terkait dengan latarbelakang perceraian, dia menyebut ada beberapa hal. Di antaranya permasalahan ekonomi, perselisihan dan pertengkaran yang terjadi secara terus menerus, dan meninggalkan salah satu pihak. 

"Penyebab perceraian paling banyak karena perselisihan dan pertengkaran yang terjadi secara terus menerus."

Setiap tahun angka perceraian meningkat. Tahun 2020 tercatat 1.304 kasus yang telah diputus. Adapun tahun ini (Januari-Juli) kasus yang diputus mencapai 673 kasus. **

Sumber : muria.suaramerdeka.com
penulis : Anton WH 

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Polresta Banyumas Bekuk Spesialis Pencuri Sapi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:18 WIB
X