Pengumuman! Pendakian Gunung Merbabu, BTNGMb Bakal Terapkan E-Payment

- Jumat, 2 Desember 2022 | 14:01 WIB
Kepala BTNGMb Junita Parjanti.  (SMSolo/dok)
Kepala BTNGMb Junita Parjanti. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) bakal menerapkan sistem pembayaran baru bagi para pendaki Gunung Merbabu. Yaitu dengan sistem E-payment mulai 12 Desember mendatang.

“Sepanjang 1-11 Desember diberlakukan masa transisi pembayaran dari manual ke e-payment,” ujar Kepala BTNGMB Junita Parjanti, Jumat (2/12).

Dia menjelaskan, pemberlakuan booking online dan e-payment sudah dituangkan dalam surat pengumuman Nomor PG.04/T.35/TU/EVLAP/11/2022 tentang Pemberitahuan masa transisi penerapan sistem aplikasi booking online V.2.

Baca Juga: Meresahkan Para Pendaki, Akhirnya Begal Pendaki Gunung Merbabu Dibekuk

“Saat ini, BTNGMB terus menyempurnakan sistem aplikasi booking online.”

Pada masa transisi 1 – 11 Desember, pendaki bisa melakukan booking online versi lama. Sedangkan pembayaran tetap dilakukan secara manual. Pihaknya juga masih membenahi sarana pendukungnya.

“Salah satunya perbaikan closed circuit television (CCTV) di kawasan sabana. Serta kesiapan bank terkait selaku virtual account,” ujar Junita.

Menurutnya, jika masa transisi tersebut sukses, maka akan langsung diterapkan booking online dan e-payment.

Baca Juga: Antisipasi Booking Semu Pendakian Merbabu, BTNGMb Bakal Terapkan e-Payment

Kendati demikian, kuota untuk pendakian per 12-31 Desember belum dibuka. Karena terhitung mulai 12 Desember pendaftaran pengunjung pendakian sudah menggunakan sistem aplikasi booking online V.2.

“Dan pendaki harus melakukan pembayaran e-payment melalui virtual account Bank Rakyat Indonesia (BRI).”

Selain itu, sebelum melakukan booking online V.2 maka pendaki harus melakukan pendaftaran identitas di alamat website BTNGMb untuk memperoleh kode pendaki. Penerapan E-Payment ini juga untuk mengatasi booking semu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masa Pancaroba, Pendaki Merbabu Diminta Waspada

“Di mana pendaki melakukan booking secara online, namun, pada hari pendakian ternyata tidak jadi atau tidak melakukan pendakian,” jelasnya.

Terkait kuota pendakian Merbabu, Junina menyebut jalur pendakian Magelang sudah dibuka 100 persen. Yakni, daya dukung jalur pendakian Suwanting dengan kuota 328 pendaki dan Wekas 294 pendaki. Jalur pendakian Thekelan, Kabupaten Semarang dibuka 100 persen, dengan kuota 391 pendaki.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penghujung Tahun 2022 Semarang Dikepung Banjir!

Sabtu, 31 Desember 2022 | 17:57 WIB
X