Sertifikat Vaksin Presiden Jokowi Beredar di Medsos, Kominfo Lempar ke Kemenkes

- Jumat, 3 September 2021 | 17:08 WIB
Sertifikasi vaksin presiden Jokowi yang beredar di medsos. (Twitter)
Sertifikasi vaksin presiden Jokowi yang beredar di medsos. (Twitter)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Kementrian Komunikasi dan Informaatika menanggapi beredarnya sertifikat vaksin milik Presiden Joko Widodo di dunia maya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan data di aplikasi PeduliLindungi aman.

Dilansir dari Antara, Johny G Plate mengatakan, integrasi eHac ke aplikasi PeduliLindungi dan migrasi aplikasi PeduliLindungi, PCare dan Silacak ke data center Kominfo baru saja dilakukan.

Baca Juga: Kasus Perusakan SDN 2 Gunungsari, Kapolres Boyolali : Sudah Mulai Mengerucut

"Saat ini data PeduliLindungi di data center Kominfo aman," kata Johnny.

Terkait sertifikat Presiden Jokowi, Kominfo menyatakan merupakan wewenang Kementerian Kesehatan selaku wali data Covid-19.

Untuk diketahui, sertifikat milik diduga Presiden Joko Widodo beredar di Twitter. Data itu berisi nama lengkap, nomor induk kependudukan, tanggal vaksinasi serta nomor batch vaksin. ** 

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Rombongan Komisi IV DPR RI ke PT RUM Disambut Aksi Warga

Selasa, 23 November 2021 | 20:45 WIB

Kasus Anak Gugat Ibu Kandung juga Terjadi di Boyolali

Selasa, 23 November 2021 | 13:30 WIB

KRTI 2021 di UNS Surakarta Resmi Ditutup

Minggu, 21 November 2021 | 19:38 WIB
X