Desa Bonyokan akan Dikukuhkan Sebagai Kampung Tangguh Narkoba

- Senin, 6 September 2021 | 19:12 WIB
Ilustrasi Desa Tangguh Narkoba (SMSolo/pixabay)
Ilustrasi Desa Tangguh Narkoba (SMSolo/pixabay)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com –Ikatan Purnawirawan Pendidikan Klaten (IPPK) dan Forum Masyarakat Anti Narkoba (Formas Annar) Klaten akan mengukuhkan Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Klaten sebagai Kampung Tangguh Narkoba.

Pengukuhan Kampung Tangguh Narkoba  rencananya digelar bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas), 9 September 2021.

Baca Juga: Sambil Berolahraga, Duta Pelajar Anti Narkoba Klaten Belajar Kampanye

Meski kasus Covid-19 di Klaten sudah mulai menurun, acara hanya akan dihadiri peserta terbatas.

‘’Nanti 9 September 2021, kami akan meluncurkan Kampung Tangguh Narkoba di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom,’’ kata Aktifis Formas Annar Klaten, Anton Sanjaya.

Baca Juga: Vania Siap Live Streaming Kampanye Anti Narkoba

Kampung Tangguh Narkoba adalah upaya melibatkan masyarakat desa setempat untuk peduli pada penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda.

‘’Pelan-pelan mereka diajak untuk membentengi minimal wilayah kecil di desa itu, maupun tingkat RT/RW. Masyarakat terutama generasi muda bisa peduli minimal pada lingkungannya,’’ ujar dia.

Baca Juga: Pernah Gagal Akibat Sipir Tersandung Narkoba, Rutan Solo Diusulkan Lagi Raih WBK

Sejauh ini, Desa Bonyokan bersih dari kasus penyalahgunaan narkoba karena belum pernah ditemukan kasus di sana.

Dulu memang pernah ada temuan kasus jamu yang mengandung bahan kimia obat.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB

Polda Jatim Buru Penendang Sesajen ke Lombok Timur

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:35 WIB
X