Pembobolan Rekening Bank Jateng. Waspada, Bila ATM Mencurigakan Batalkan Transaksi

- Kamis, 9 September 2021 | 19:46 WIB
ATM Bank Jateng di Samsat Klaten untuk sementara tidak difungsikan untuk kepentingan penyelidikan aparat kepolisian dalam kasus pembobolan dana nasabah. (SMSolo/Merawati Sunantri)
ATM Bank Jateng di Samsat Klaten untuk sementara tidak difungsikan untuk kepentingan penyelidikan aparat kepolisian dalam kasus pembobolan dana nasabah. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Pembobolan dana 53 nasabah Bank Jateng di ATM Samsat Klaten dengan total kerugian mencapai Rp 1,6 miliar, hendaknya membuat masyarakat semakin waspada.

Kejahatan dengan modus menempatkan skimmer untuk merekam data ATM dan kamera perekam PIN yang dimasukkan nasabah saat bertransaksi, pernah menimpa sejumlah bank lain.

Alat skimmer dan kamera tersembunyi yang dipasang pelaku di mesin ATM, memang sulit dikenali bila tidak cermat.

Baca Juga: Mendapat Notifikasi Tengah Malam, Tahu-tahu Saldo di Rekening Bank Jateng Raib

Karenanya, bila nasabah mendapati ada perangkat tambahan yang mencurigakan pada mesin ATM, hendaknya melapor dan batalkan transaksi.

‘‘Jadi bila melihat ada alat yang aneh di mesim ATM, sebaiknya jangan melakukan transaksi, guna menghindari pencurian data,’’ kata Kepala Divisi Teknologi Sistem Informasi Bank Jateng, Agus Supriyatna.

Sebenarnya adanya kejahatan modus seperti itu, sudah antisipasi. Tapi penggantian teknologi perlu waktu.

Baca Juga: Dana 53 Nasabah Dibobol, Bank Jateng : Itu Kejahatan Eksternal

Kejahatan di ATM beragam, ada yang mengganjal lubang kartu, agar kartu nasabah tak bisa diambil. Kemudian pelaku menempel call center palsu.

‘’Nanti saat nasabah menghubungi call center tersebut, maka seolah dia akan dituntun bagaimana cara mengatasinya. Padahal, dia justru meminta nasabah menyebutkan PIN dan data lainnya,’’ ujar dia.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Boyolali Tak Lengah Meski Paparan Covid-19 Melandai

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:25 WIB

426 Lulusan Unisri Surakarta Diwisuda

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:50 WIB
X