Buronan Kelas Kakap Kejagung, Adelin Lis Dipulangkan ke Indonesia

- Sabtu, 11 September 2021 | 08:07 WIB
Adelin Lis, buronan kelas kakap Kejagung menggunakan paspor palsu dengan nama Hendro Leonardi. (SMSolo/ist)
Adelin Lis, buronan kelas kakap Kejagung menggunakan paspor palsu dengan nama Hendro Leonardi. (SMSolo/ist)

Adelin pun diputuskan bersalah dan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara serta wajib membayar uang pengganti Rp 119,8 miliar dan dana reboisasi 2,938 juta dollar AS.

Tertangkapnya Adelin menggunakan paspor palsu dilakukan oleh otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) Singapura pada 28 Mei 2018. Sistem data Imigrasi Singapura menemukan data yang sama untuk dua nama yang berbeda.

Adelin memalsukan paspor dengan menggunakan nama Hendro Leonardi dan sebanyak empat kali Adelin memasuki Singapura sepanjang 2017-2018.

Baca Juga: Duh! Sejumlah Peternak Ayam Petelur Boyolali Kolaps

Saat itu, antara tahun 2018-2021, ICA sudah empat kali berkirim surat ke otoritas Indonesia untuk meminta klarifikasi soal identitas Adelin, namun baru menerima klarifikasi pada Maret 2021.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM saat tu menyampaikan bahwa Hendro Leonardi dan Adelin Lis merupakan orang yang sama. Namun Dirjen Imigrasi tidak menjelaskan lebih lanjut bagaimana cara paspor atas nama Hendro Leonardi bisa dikeluarkan dari kantor Imigrasi Jakarta Utara.

Hingga akhirnya, Kejaksaan Agung baru mengetahui keberadaan Adelin di Singapura setelah ada surat keempat pada Maret 2021. Upaya pemulangan Adelin sempat terkendala, karena pada 16 Juni 2021, Kementerian Luar Negeri Singapura tidak memberi izin Kejaksaan Agung untuk menjemput langsung Adelin.

Baca Juga: Korban Guru Cabul Wonogiri Bertambah Jadi Enam Anak, Semua Laki-laki

Adelin akhirnya bisa diterbangkan ke Jakarta pada Sabtu (19/6/2021) malam. Terpidana pembalakan liar itu dipulangkan ke Indonesia dengan pesawat komersial Garuda Indonesia.

Jaksa Agung mengatakan, pemulangan Adelin berhasil berkat dukungan KBRI di Singapura dan Kementerian Luar Negeri.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

X