Kunjungi Rutan Surakarta yang Disulap Jadi Pabrik Garmen, Gibran: Ini Sangat Luar Biasa

- Rabu, 15 September 2021 | 16:22 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka didampingi Karutan Solo, Urip Dharma Yoga (kanan) mengunjungi Pabrik Garmen di dalam Rutan Solo, Rabu (15/9/2021). (SMSolo/dok)
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka didampingi Karutan Solo, Urip Dharma Yoga (kanan) mengunjungi Pabrik Garmen di dalam Rutan Solo, Rabu (15/9/2021). (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Rutan Kelas 1 Surakarta yang kini disulap menjadi pabrik garmen mengundang perhatian berbagai pihak.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka pun tertarik mengunjungi Rutan Surakarta, Rabu (15/9/2021) siang.

Dalam kunjungannya, Gibran memberikan bantuan, sekaligus melihat pabrik garmen yang berada di dalam penjara.

Baca Juga: Ini Terobosan. Rutan Surakarta Latih Napi Mandiri, Dipekerjakan di Pabrik Garmen

"Ini sudah dua kali saya datang ke sini. Sekarang ini, banyak orderan ya," kata Gibran di sela kunjungannya ke rutan didampingi Karutan Solo, Urip Dharma Yoga.

Menurutnya, dengan memberikan bekal softskill kepada warga binaan, mampu menjadi bekal saat mereka bebas nanti.

"Ini sangat luar biasa sekali. Ada yang menjahit, mencukur, sablon, melukis. Luar biasa," kata putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Baca Juga: Lirik Tanam Investasi di Sragen, Kaesang Dikabarkan Bidik Industri Garmen

Orang pertama di Pemkot Surakarta tersebut mengapresiasi kinerja Karutan, yang mampu membuat warga binaan menjadi produktif.

"Kami mengapresiasi kinerja dari Pak Karutan, bisa membuat Rutan Solo menjari produktif," katanya.

Dia berharap, semoga makin banyak dari berbagai pihak yang memesan pekerjaan mereka kepada warga binaan di Rutan Surakarta.

Baca Juga: Demi Tetap Penuhi Kebutuhan, Pabrik Garmen Wonogiri Terapkan Shift Malam Selama PPKM Darurat

Karutan Surakarta, Urip Dharma Yoga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan Pemkot.

"Jadi, Pak Wali Kota sudah datang dua kali ke sini. Waktu itu, baru sedikit mesinnya yang datang (ke Rutan Solo). Sekarang, sudah mendapat orderan dari PT Amura Pratama dan pihak lainnya," kata Urip.

Baca Juga: Klaster Pabrik Terjadi Lagi di Jaten. 150 Karyawan Positif Covid-19, Pabrik Garmen Ditutup Sementara

Warga binaan yang mengerjakan pekerjaan menjahit ini, kata Urip, nantinya akan mendapat upah dan sertifikat menjahit setelah bebas nanti.

"Saya berharap, bekal yang diberikan ini dapat bermanfaat dan mereka tidak melakukan kejahatan kembali untuk menghidupi keluarganya," katanya.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UNS Berangkatkan Tim Satgas Bencana Semeru

Senin, 6 Desember 2021 | 18:02 WIB

Sejarah Panjang Letusan Gunung Semeru sejak Tahun 1818

Minggu, 5 Desember 2021 | 12:13 WIB
X