MAKI Desak Polri Segera Tetapkan Sutrisno Sebagai Tersangka Kasus Kaburnya Adelin Lis

- Sabtu, 18 September 2021 | 09:45 WIB
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mendesak Polri untuk segera menetapkan Sutrisno sebagai tersangka kasus pemalsuan surat. (SMSolo/dok)
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mendesak Polri untuk segera menetapkan Sutrisno sebagai tersangka kasus pemalsuan surat. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mendesak Polri agar mengusut kasus kaburnya Adelin Lis ke Singapura menggunakan paspor palsu bernama Hendro Leonardi.

Boyamin meyakini Adelin Lis dapat kabur ke luar negeri atas keterlibatan pejabat imigrasi.

"Jika sudah menemukan alat bukti yang cukup, mestinya pihak kepolisian segera menetapkan S (Sutrisno, eks Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Utara) sebagai tersangka," tandasnya.

Baca Juga: Klaten Dukung Keputusan KONI se-Solo Raya, Pra-Porprov dan Porprov Beda Tahun

Alasan Boyamin, pejabat S yang paling bertanggung jawab karena menandatangani paspor asli tapi palsu milik Adelin Lis dengan nama Hendro Leonardi.

"Dalam kasus ini yang bersangkutan dapat dikenakan pasal 263 KUHP dan pasal 266 KUHP tentang tindak pidana pemalsuan," tandasnya.

Ditambahkan Koordinator MAKI tersebut, orang yang tidak membantu namun memalsukan saja bisa ditangkap dan diproses secara hukum. Nah ini orangnya jelas kenapa tidak segera diproses dan segera ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Polres Sukoharjo Tetapkan Dua Tersangka Pembuang Limbah Ciu ke Bengawan Solo

Boyamin juga mensinyalir kaburnya Adelin Lis menggunakan paspor palsu karena ada transaksi. Untuk itu, Boyamin yang selama ini kerap membongkar kasus korupsi di Indonesia, mendesak, mendorong agar Polri dapat mengungkap dugaan transaksi tersebut.

Terungkapnya kasus pembalakan liar dengan terpidana Adelin Lis, menguak fakta baru.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Wapres KH Ma'ruf Amin Buka AICIS 2021

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:48 WIB
X