Kapolri Perintahkan Tindaktegas Pinjol Ilegal yang Resahkan Masyarakat

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:31 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo instruksikan seluruh jajarannya menindaktegas pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat.

Kapolri memerintahkan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif. Hal itu diungkapkan Kapolri saat memberikan pengarahan kepada Polda jajaran melalui video conference (vidcon) di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Sigit menjelaskan, pelaku kejahatan pinjol ilegal kerap memberikan promosi atau tawaran yang membuat masyarakat tergiur untuk menggunakan jasa layanan tersebut.

Baca Juga: Diduga Terjerat Pinjol, Perempuan di Wonogiri Gantung Diri

Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu penyebab banyaknya korban dari pinjol ilegal. Bahkan, penyelenggara pinjol memanfaatkan situasi yang perekonomiannya terdampak Covid-19.

"Harus segera dilakukan penanganan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat," ujar Sigit seperti dikutip dari Antara.

Kesulitan ekonomi ditambah kemudahan mengakses pinjol membuat masyarakat banyak yang tergiur untuk menggunakan jasa keuangan non-perbankan tersebut.

Padahal, lanjut Sigit, pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat, karena data diri korban bakal dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan apabila telat membayar ataupun tidak bisa melunasi pinjamannya.

Baca Juga: Derby Mataram, Seratusan Suporter Diamankan dan Dites Antigen

"Lebih mengkhawatirkan lagi, ada beberapa kasus bunuh diri lantaran tidak mampu melunasi pinjaman karena bunga yang besar dari pinjol ilegal tersebut. Banyak juga ditemukan penagihan yang disertai ancaman," ujar Kapolri.

Polri mencatat telah menerima 370 laporan polisi terkait kejahatan pinjol ilegal hingga Oktober 2021. Dari jumlah itu, 91 di antaranya telah selesai, 278 proses penyelidikan dan tiga tahap penyidikan.

Untuk itu, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk aktif melakukan edukasi dan sosialisasi serta literasi digital kepada masyarakat akan bahayanya memanfaatkan layanan Pinjol ilegal.

Baca Juga: Diwisuda, Bupati Klaten Sri Mulyani Kini Sandang Gelar Sarjana Ekonomi

Kemudian, mendorong kementerian/lembaga untuk melakukan pembaharuan regulasi pinjaman online. Di sisi preventif, Sigit meminta kepada jajarannya melakukan patroli siber di media sosial.

Berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dalam membatasi ruang gerak transaksi keuangan dan penggunaan perangkat keras ilegal.

"Represif, lakukan penegakan hukum dengan membentuk satgas penanganan Pinjol ilegal dengan berkoordinasi dengan stakeholders terkait. Buat posko penerimaan laporan dan pengaduan dan lakukan koordinasi serta asistensi dalam setiap penanganan perkara," papar Sigit.

Terkait penindakan pinjol ilegal ini, Polri telah memiliki kerja sama tentang pemberantasan pinjaman online ilegal dengan OJK, Bank Indonesia, Kemenkominfo, serta Kementerian Koperasi dan UMKM. **

Halaman:
1
2

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB

Polda Jatim Buru Penendang Sesajen ke Lombok Timur

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:35 WIB
X