Wacana Pemilu Serentak pada 2024, Pakar UNS Menilai Pilihan Itu Lebih Baik

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:14 WIB
Pakar Hukum Tata Negara FH UNS, Dr Agus Riewanto SH MH (SMSolo/dok)
Pakar Hukum Tata Negara FH UNS, Dr Agus Riewanto SH MH (SMSolo/dok)

“Jika dalam perspektif kongruen sistem pemerintahan itu jauh lebih stabil," kata Dosen FH UNS itu.

Baca Juga: Rektor UNS Mantu, Ijab Kabul Digelar Secara Daring

Sebab dengan Pemilu serentak memungkinkan pemerintah terbentuk secara bersamaan antara Presiden-Wakil Presiden, DPR, DPRD kemudian pemilihan kepala daerah dalam satu tahun.

Agus Riewanto berharap apabila Pemilu serentak jadi digelar pada 2024, KPU harus bersinergi dengan masyarakat.

Masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih pun perlu berlaku serius.

Baca Juga: Mahasiswa UNS Rintis Bimbel Berbasis Asesmen Psikologi dan Dual Feedback

Ia mengatakan, Pemilu bukanlah ‘pesta’ demokrasi, melainkan sebuah kewajiban kenegaraan yang diemban oleh masyarakat untuk menyukseskan estafet kepemimpinan.

“Baik rakyat maupun para peserta Pemilu sama-sama bertugas dalam konteks kenegaraan, bukan untuk main-main. Saya berharap pemilu 2024 berjalan baik dengan inovasi yang lebih kreatif sepanjang tidak bertentangan dengan UU,” paparnya.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB
X