Pedagang Pukul Preman Jadi Tersangka, Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Dicopot

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:37 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (Arief Pratama)
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (Arief Pratama)

JAKARTA,suaramerdeka-solo.com - Mabes Polri menyatakan, penyidikan kasus pedagang dijadikan tersangka karena membela diri atas tindakan premanisme, tidak profesional.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei juga dicopot dari jabatannya oleh Kapolresta Medan. Dilansir dari suaramerdeka-jakarta.com, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan, kasus yang viral pedagang membela diri atas tindak premanisme lalu dijadikan tersangka telah dilakukan audit proses penyidikan.

"Setelah dilakukan audit penyidikan. Berkaitan dengan kasus tersebut bahwa ditemukan adanya penyidikan yang tidak profesional yang dilakukan oleh Polsek Percut Sei Tuan Medan.

Baca Juga: Bacok Pencuri Ikan Kakek 74 Tahun Ditahan, Kapolres Demak Beri Penjelasan

Sehingga per 12 Oktober 2021 Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dicopot. Dicopot jabatannya oleh Kapolrestabes Medan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, di Polri, Rabu (13/10).

Lebih lanjut Argo mengatakan, pemeriksaan masih terus dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Percut Sei Tuan.

Kasus ini berawal dari video viral keributan antara seorang pedagang wanita (LG) dengan pria yang diduga sebagai preman (BS) pada 5 September 2021. Polisi telah menangkap BS yang diduga melakukan penganiayaan terhadap LG. Meski BS sudah ditangkap, kasus ini belum juga usai.

Baca Juga: Vaksinasi di Polres Sukoharjo, Bonus Kompor Gas hingga Kipas Angin

BS juga melaporkan LG karena merasa dirinya juga dipukul. Polisi melakukan penyelidikan terkait pemukulan itu. Setelah menemukan bukti yang cukup, polisi menetapkan LG sebagai tersangka.

Dalam surat panggilan terhadap LG, tertera jelas status tersangka terhadap LG. Surat itu menyebut LG sebagai tersangka dan dijerat pasal 170 subs pasal 351 ayat (1) KUHP.**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Boyolali Tak Lengah Meski Paparan Covid-19 Melandai

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:25 WIB

426 Lulusan Unisri Surakarta Diwisuda

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:50 WIB
X