Bupati Klaten Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Madya 2020

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:21 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). (SMSolo/Mera S)
Bupati Klaten Sri Mulyani meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). (SMSolo/Mera S)

 

KLATEN, suaramerdeka-solo.comBupati Klaten Sri Mulyani berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Bintang Puspayoga, (Rabu, 13/10/21).

Penghargaan yang diserahkan dalam acara secara virtual itu diberikan atas komitmen, kesungguhan dan dedikasinya dalam program pengarusutamaan gender. Kabupaten Klaten berhasil mendapatkan penghargaan APE Tingkat Madya.

Penghargaan APE untuk Bupati Klaten diterimakan berdasarkan hasil Verifikasi Lapangan APE yang dilaksanakan secara virtual pada tanggal 23 Maret 2021 yang lalu.

Baca Juga: Pedagang Pukul Preman Jadi Tersangka, Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Dicopot

I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengatakan, Anugerah Parahita Ekapraya merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG).

Kesetaraan Gender adalah kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan dan hak-haknya sebagai manusia, agar mampu berperan dalam kegiatan politik, ekonomi, sosial, budaya dan kesamaan dalam menikmati hasil pembangunan tersebut.

"Sedangkan Keadilan Gender adalah suatu proses untuk menjadi adil terhadap laki-laki dan perempuan," kata I Gusti Ayu Bintang Puspayoga.

Baca Juga: PON XX Papua: Diwarnai Protes Tuan Rumah, Petinju Jateng Willis Boy Riripoy Raih Medali Emas

Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Klaten, Muh Nasir menjelaskan, ada beberapa tingkatan dalam penghargaan APE masing-masing Pratama (Pemula), Madya (Pengembang), Utama (Peletakan dasar dan Keberlanjutan) dan tingkat tertinggi adalah Mentor.

"Kabupaten Klaten merupakan salah satu dari 11 Kabupaten di Jawa Tengah yang belum pernah mendapatkan penghargaan APE dan baru pada 13 Oktober 2021 berhasil memperoleh penghargaan APE Tingkat Madya," kata Bupati Sri Mulyani.

Menurutnya, tahun 2020, Kabupaten Klaten mengalami banyak kemajuan dalam hal Pengarusutamaan Gender yang dapat dilihat berdasarkan kenaikan pada angka Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Baca Juga: Vaksinasi di Polres Sukoharjo, Bonus Kompor Gas hingga Kipas Angin

Tahun 2019, Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Klaten berada pada angka 96,04 dan pada tahun 2020 naik menjadi 96,17.

Kemudian untuk Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Kabupaten Klaten pada tahun 2019 berada pada angka 60,25, kemudian di tahun 2020 naik menjadi 72,35.

"Keterwakilan perempuan di DPRD Klaten tahun 2018 sebanyak 3 orang atau 6 persen, tahun 2019 naik menjadi 6 orang atau 18 persen. Jumlah ASN perempuan yang menduduki jabatan Eselon II, III, dan IV juga mengalami kenaikan," kata Bupati.

Pada tahun 2019, ASN perempuan yang menduduki jabatan Eselon II, III, dan IV kurang lebih 204 orang, sedangkan tahun 2020 naik menjadi 226 orang.

Dari indikator tersebut, Kabupaten Klaten cukup layak untuk mendapatkan Penghargaan APE Tingkat Madya. Ke depan, diupayakan agar Kabupaten Klaten mendapat Penghargaan APE yang lebih tinggi yaitu APE Tingkat Utama. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Panjang Letusan Gunung Semeru sejak Tahun 1818

Minggu, 5 Desember 2021 | 12:13 WIB
X