UNS Surakarta Dampingi UKM Topeng Batik Kayu Manunggal Gunungkidul

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:44 WIB
Tim PPUD UNS Surakarta melakukan pendampingan kepada perajin topeng.  (SMSolo/dok)
Tim PPUD UNS Surakarta melakukan pendampingan kepada perajin topeng. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com -Tim Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta 2021 melakukan pendampingan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Mitra Karya Manunggal yang memproduksi topeng batik kayu di Dusun Wisata Bopung, Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Tim PPPUD UNS Surakarta yang diketuai Prof Slamet Subiyantoro beserta anggota Prof Pujiyono, Dr Kristiani dan Dwi Maryono, turut berkontribusi kepada masyarakat Dusun Wisata Bobung.

Yakni pendampingan pengembangan produk unggulan daerah yang berkelas ekspor pascapandemi.

Baca Juga: Joss. 45 Ribu Pelaku Usaha Ritel dan UKM Divaksin Hippindo

Prof Slamet mengemukakan, pendampingan itu merupakan rangkaian kegiatan PPUD yang didanai Kemenristek atau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Ia menjelaskan, dampak pandemi Covid-19 telah membekukan usaha kerajinan topeng.

Serangkaian acara pengabdian yang telah dilakukan sejak 2020 itu bertujuan membangkitkan kembali kegiatan seni kerajinan topeng di Dusun Bobung Kabupaten Gunungkidul.

Dia mengemukakan, pendampingan dilakukan dalam berbagai aspek.

Baca Juga: 150 Pelaku Usaha Ikuti Seleksi Penerima Bantuan UMKM Desa Jomboran

Di antaranya, pendamping hukum industri kepada perajin agar memahami pentingnya hak kekayaan intelektual dari produk mereka dan pemahaman bagaimana menghadapi pembeli dengan kontrak besar yang melibatkan wilayah hukum.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UNS Berangkatkan Tim Satgas Bencana Semeru

Senin, 6 Desember 2021 | 18:02 WIB

Sejarah Panjang Letusan Gunung Semeru sejak Tahun 1818

Minggu, 5 Desember 2021 | 12:13 WIB
X