Puan Dukung Kebijakan Penghapusan Cuti Bersama Natal

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:15 WIB
Puan Maharani kesal dengan berhasil diretasnya website BSSN oleh hacker Brazil dan meminta agar keamanan siber di Indonesia dievaluasi. ( Dok. DPR RI)
Puan Maharani kesal dengan berhasil diretasnya website BSSN oleh hacker Brazil dan meminta agar keamanan siber di Indonesia dievaluasi. ( Dok. DPR RI)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mendukung kebijakan pemerintah yang menghapus cuti bersama Natal 2021.

Menurut Puan, kebijakan ini penting untuk mengurangi potensi gelombang tiga penularan Covid-19 di musim libur akhir tahun.

"Kalau tidak dihapus, cuti bersama 24 Desember 2021 yang jatuh hari Jumat, akan memicu mobilitas warga untuk menghabiskan long weekend dan libur panjang akhir tahun. Ini tentu sangat riskan di masa-masa pandemi Covid-19 yang belum berlalu seperti saat ini,” kata Puan di Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga: Tolak Usulan Pemerintah Soal Tanggal Coblosan Pemilu 2024, PDIP Setuju Usulan KPU

Sebab, gelombang baru Covid-19 memang selalu menghantui setiap ada musim liburan. "Karenanya kami mendukung penuh kebijakan pemerintah ini,” imbuh Puan.

Di satu sisi, Puan memahami kebijakan penghapusan cuti bersama Natal 2021 ini tidak bisa sepenuhnya mengurangi potensi mobilitas warga. Karena tidak semua warga masyarakat terikat dengan ketentuan cuti bersama.

Oleh karenanya, perlu kesadaran bersama warga masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumuman dan mengurangi mobilitas).

Baca Juga: Cuti Bersama Nataru Dihapus,Menko PMK Menilai Ini untuk Kebaikan Bersama

Gelombang kedua Covid-19 pascalibur Lebaran 2021 yang lalu harus menjadi pelajaran penting buat semua pihak bahwa potensi gelombang baru Covid-19 harus selalu diwaspadai, sekalipun angka penularan terus melandai dan tingkat vaksinasi terus bertambah.

"Kalau pascalibur Lebaran yang lalu kita kebobolan oleh gelombang kedua, itu mungkin karena memang kita belum punya bayangan ada gelombang baru Covid-19, ditambah masuknya varian baru (delta) dan vaksinasi masih minim. Nah, di musim Natal dan Tahun Baru ini, dengan kesadaran dan gotong royong bersama, kita tidak boleh kebobolan lagi,” tegas Puan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Prajurit Gugur Diserang KSB di Pos TNI di Gome

Kamis, 27 Januari 2022 | 10:21 WIB

Kemenkes Akan Hapus BPJS Kesehatan Kelas 1,2 dan 3

Rabu, 26 Januari 2022 | 21:30 WIB

Bupati Sleman Positif Covid-19

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:03 WIB

SAH! Pilkada Serentak Disepakati 27 November 2024

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:12 WIB

Dua Kelompok di Sorong Bertikai, Belasan Orang Tewas

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:30 WIB

Mantan Kapolres Ogan Komeru Ulu Timur Ditahan

Senin, 24 Januari 2022 | 11:40 WIB

Viral. Video Pengusiran Haikal Hasan di Malang

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:38 WIB

Dua Pasien Omicron Meninggal

Minggu, 23 Januari 2022 | 09:00 WIB
X