Meninggalnya Mahasiswa saat Diklatsar Menwa, UNS Kirimkan Kronologi Resmi ke Kemendikbud Ristek

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:52 WIB
Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS Dr Sutanto (kiri) dan Wakil Rektor I UNS Prof Dr Ahmad Yunus (kanan).  (SMSolo/Evie Kusnindya)
Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS Dr Sutanto (kiri) dan Wakil Rektor I UNS Prof Dr Ahmad Yunus (kanan). (SMSolo/Evie Kusnindya)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Pimpinan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah mengirimkan kronologi resmi penyebab meninggalnya mahasiswa Gilang Endi saat mengikuti Diklatsar Korps Mahasiswa Siaga atau yang dikenal dengan Resimen Mahasiswa (Menwa) Batalyon 905 Jagal Abilawa kepada Kemendikbud Ristek.

“Kronologi resminya sudah kami sampaikan pada Pak Rektor (Prof Jamal Wiwoho). Kemudian dari Pak Rektor juga sudah menyerahkan data kronologi tersebut kepada menteri. Adapun untuk penyebab pasti meninggalnya GE (Gilang Endi), kami masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof Ahmad Yunus.

Baca Juga: Usut Kasus Mahasiswa UNS yang Meninggal, Polisi Periksa 26 Saksi

Yunus menambahkan, dalam waktu dekat kampus akan meminta perwakilan Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa untuk memberikan keterangan dan penjelasan terkait kronologi kejadian.

Namun untuk sekarang, Yunus mengakui kondisi panitia belum bisa memberikan keterangan tersebut.

“Kami akan usahakan agar ada perwakilan dari Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa untuk sedikit memberikan keterangan di publik. Minimal permohonan maaf atas kejadian tersebut," ungkapnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNS Meninggal Usai Diklatsar Menwa, Ini Sejarah Menwa di Indonesia

Selain mengirim kronologi, UNS juga telah membentuk tim dari beberapa unsur guna ikut mengungkap kejadian yang menewaskan Mahasiswa Prodi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Sekolah Vokasi UNS itu.

Kampus menegaskan tidak akan menoleransi jika benar terjadi kekerasan dan menjatuhkan sanksi pada pelakunya.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB

Polda Jatim Buru Penendang Sesajen ke Lombok Timur

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:35 WIB

Dosen UNJ Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

Senin, 10 Januari 2022 | 20:21 WIB
X