Sunardi, Ayah Mahasiswa UNS yang Meninggal Diklatsar Menwa: Jangan Ada Lagi Gilang Gilang Berikutnya

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:59 WIB
Sunardi menabur bunga di pusara almarhum Gilang Endi Saputra di pemakaman umum Dusun Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kamis (28/10). (SMSolo/Irfan Salafudin)
Sunardi menabur bunga di pusara almarhum Gilang Endi Saputra di pemakaman umum Dusun Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kamis (28/10). (SMSolo/Irfan Salafudin)

 

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Sunardi, ayah almarhum Gilang Endi Saputra, mahasiswa UNS yang meninggal saat mengikuti Diklat Menwa, berharap kejadian yang dialami anaknya adalah yang terakhir.

Hal itu disampaikannya, usai mendampingi Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak berziarah ke makam Gilang di pemakaman umum Dusun Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kamis (28/10).

Baca Juga: Kapolresta Surakarta Serahkan Tembusan SPDP dan SP2HP Kasus Mahasiswa UNS yang Meninggal Saat Diklatsar Menwa

"Kami berterima kasih, pada Polresta Surakarta, yang melakukan penyidikan kasus ini. Sebagai orang tua, kami tidak ingin muluk-muluk. Hanya ingin tahu, sebab anak saya bisa meninggal seperti itu. Apa penyebabnya? Hanya itu saja," katanya.

Pensiunan TNI ini juga berharap, agar penyidikan kasus berjalan jujur dan transparan. "Lancar hingga selesai penyidikan," tuturnya.

Baca Juga: Mantan Napiter Bom Rakitan, Bacakan Ikrar Sumpah Pemuda di Mapolres Sukoharjo

Sunardi berharap, apa yang dialami anaknya bisa menjadi pelajaran, agar tidak ada lagi tindak kekerasan pada saat pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan.

"Harapan saya, kejadian yang dialami almarhum Gilang ini kejadian yang terakhir. Jangan ada lagi Gilang Gilang berikutnya. Semoga anak saya husnul khotimah, dimasukkan ke dalam surganya Allah," harapnya. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wali Kota Ambon Dijemput Paksa KPK

Jumat, 13 Mei 2022 | 20:40 WIB
X