Pemerintah Tetapkan Harga Tes PCR, Yang Melanggar Izin Operasional Laboratorium Dicabut

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 13:48 WIB
uru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (SMSolo/dok)
uru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (SMSolo/dok)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Pemerintah kembali menyesuaikan harga tes Covid-19 metode Real Time Polymer Chain Reaction (RT-PCR).

Untuk wilayah Jawa-Bali turun menjadi maksimal Rp 275 ribu dan di luar wilayah Jawa-Bali menjadi maksimal Rp 300 ribu.

"Evaluasi harga tes PCR yang dilakukan sudah melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR," Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (28/10/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Sudah Tahu Belum, Facebook Berganti Nama lo...

Pemerintah telah melakukan beberapa pertimbangan. Di antaranya, terdiri dari komponen – komponen jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, Overhead, dan komponen biaya lainnya yang disesuaikan kondisi saat ini.

"Hasil pemeriksaan RT-PCR dengan menggunakan besaran tarif tertinggi tersebut dikeluarkan dengan durasi maksimal 1×24 jam dari pengambilan swab. Dan apabila terjadi penambahan waktu keluar hasil, maka tidak akan meningkatkan biaya tes PCR," tegas Wiku.

Baca Juga: Kirim Surat ke Bupati Sukoharjo Belum Punya Rumah, Bupati-Baznas Datang Berikan Bantuan

Sebagai bentuk pengawasan Dinas Kesehatan Daerah tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota akan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan batas tarif tertinggi, sesuai kewenangan masing-masing.

Wiku menekankan, apabila didapati laboratorium yang menetapkan tarif tidak mengikuti ketetapan pemerintah, akan dilakukan pembinaan melalui Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten.

"Apabila masih tidak mengikuti aturan yang ditetapkan, maka sanksi terakhir adalah penutupan Lab dan pencabutan izin operasional," tegasnya.**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB

Polda Jatim Buru Penendang Sesajen ke Lombok Timur

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:35 WIB
X