Kasus Covid Meledak, Kapolri Perintahkan Kapolda Jateng Terjunkan 1 SSK Brimob Jaga Kudus

- Minggu, 6 Juni 2021 | 18:35 WIB
Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BNPB meninjau Kabupaten Kudus , Minggu (6/6/2921). (SMSolo/dok)
Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BNPB meninjau Kabupaten Kudus , Minggu (6/6/2921). (SMSolo/dok)

*Bersama Panglima dan Kepala BNPB Tinjau Kudus

KUDUS, suaramerdeka-solo.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Ganip Warsito meninjau Kabupaten Kudus yang terkonfirmasi Covid-19 paling tinggi di Jawa Tengah, Minggu (6/6/2021).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Sekda Provinsi Jateng, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pandam IV Kodam Diponegoro Mayjend TNI Rudianto, pejabat utama Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro.

Pada kesempatan itu, Kapolri mengaku sangat prihatin dengan meningkatnya Covid-19 di Kabupaten Kudus ini. Dia meminta kepada semua pihak termasuk TNI dan Polri agar lebih intensif dalam penanganan Covid 19.

Baca Juga: Sragen, Karanganyar dan Wonogiri Dinilai Ganjar, Memble Tangani Covid-19

Dari data yang diterima, Sigit mengungkapkan jumlah yang terkonfirmasi Covid-19 ini berjumlah 7.975 orang, sembuh 5.918 orang, dan meninggal dunia 659 orang. Hal ini menjadi perhatian khusus dirinya bersama Panglima dalam menangani Covid di Kabupaten Kudus.

"Hal ini memang menjadi perhatian kami. Ketersediaan tempat tidur di 7 rumah sakit di Kabupaten Kudus yang semakin menipis dari 393 tempat tidur isolasi sudah terisi 359 tempat tidur (91%). Sementara ruang ICU dari jumlah 41 tempat tidur sudah terisi 38 (92%)," jelas Mantan Kapolda Banten ini.

Menurut Sigit dengan kondisi tersebut membuat Kabupaten Kudus dalam kondisi yang kurang baik. Apalagi jika terjadi penambahan kasus aktif di wilayah sekitarnya. Untuk itu dia meminta semua intansi baik TNI Polri, bersama sama menangani Covid di Kabupaten Kudus.

Mantan Kabareskrim Polri ini menambahkan, Polri bersama dengan TNI telah menyiapkan 8 water Canon untuk dilakukan penyemprotan secara masal di semua tempat yang ada di Kabupaten Kudus.

"Water Canon ini akan berjalan 3 hari sekali di Kabupaten Kudus untuk melakukan penyemprotan Disinfektan. Dengan cara pola berjalan sesuai dengan arah, pertama untuk menyehatkan situasi."

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Boyolali Tak Lengah Meski Paparan Covid-19 Melandai

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:25 WIB

426 Lulusan Unisri Surakarta Diwisuda

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:50 WIB
X