Sedang Lihat Ponsel Bapaknya Diservis, Bocah SD di Bandung Terkena Peluru Nyasar di Punggung

- Rabu, 24 November 2021 | 09:36 WIB
Ilustrasi peluru. (pixabay/MasterTux)
Ilustrasi peluru. (pixabay/MasterTux)

BANDUNG, suaramerdeka-solo.com - Muhammad Abdul Aljabar (10), bocah kelas III SD asal Kampung Babakan Cianjur, RT 6, RW 3, Desa/Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat menjadi korban peluru nyasar.

Peluru itu mengenai punggung dan bersarang di badannya, Minggu (21/11) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Syarif Hidayat (43) saksi kejadian menuturkan, saat itu dia sedang berada di teras rumah korban. Dia bersama korban dan bapak korban yang sedang memperbaiki ponsel.

Baca Juga: Jual Perabotan hingga Genting Rumah untuk Foya-foya, Seorang Ibu di Bantul Laporkan Anaknya ke Polisi

"Saat bocah itu membungkuk melihat ponsel bapaknya, tiba-tiba terdengar suara pletak. Seperti suara pantulan benda kena tembok. Habis itu, banyak darah keluar dari punggung anak itu,” kata Syarif di rumah korban, Selasa 23 November 2021 dikutip dari pikiran-rakyat.com.

Menurut dia, tidak ada suara ledakan atau bunyi tembakan sebelumnya. Korban juga tidak berteriak saat peluru menghujam punggungnya. Korban hanya menangis, lalu darah keluar dan diketahui oleh bapaknya.

"Kondisinya memang lagi sepi. Tetangga juga baru tahu setelah saya teriak-teriak. Habis itu, anak ini dibawa ke klinik terdekat, terus ke RSUD Cililin, ke RS Sartika Asih, sampai akhirnya ke RS Hasan Sadikin Bandung. Soalnya, rumah sakit yang lain tidak sanggup menangani," katanya.

Baca Juga: Bikin Kumuh Fly Over Purwosari, Cahyo Dicari Gibran Pakai CCTV

Dia tak tahu asal perluru tersebut. Soalnya, di sekitar rumah korban tidak pernah ada orang yang berburu binatang memakai senapan.

Sesekali memang terdengar suara latihan menembak dari kejauhan. Namun, saat kejadian, tak ada suara tembakan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB
X