Kasus Anak Gugat Ibu Kandung, Keluarga Akui Sebagai Aib

- Rabu, 24 November 2021 | 14:46 WIB
TERDAMPAK TOL: Rumah dan pekarangan S di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Boyolali yang terdampak tol sebagai pemicu gugatan anak terhadap ibu kandungnya.  (SMSolo/Joko Murdowo)
TERDAMPAK TOL: Rumah dan pekarangan S di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Boyolali yang terdampak tol sebagai pemicu gugatan anak terhadap ibu kandungnya. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kasus gugatan dua anak terhadap ibu kandung di Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Boyolali, terus bergulir.

Meski mengaku sebagai aib, namun pihak keluarga menyatakan siap mematuhi aturan hukum yang berlaku.

“Jujur saja ini aib keluarga, namun kami harus siap mematuhi aturan hukum,” ujar Aris Harjono yang juga adik pihak penggugat, Rabu (24/11/2021).

Dia menjelaskan, kedua penggugat yaitu, RS dan IA adalah kakaknya. Keduanya mengguggat ibu kandung, S.

Baca Juga: Kasus Anak Gugat Ibu Kandung juga Terjadi di Boyolali

Bahkan, Aris serta seorang kakak dan adiknya serta keponakan turut menjadi pihak tergugat. Gugatan sudah disampaikan ke PN Boyolali.

“Bahkan, kami sudah beberapa kali ikut sidang di PN Boyolali. Yang lebih menyedihkan lagi, salah satu tergugat justru anak kandung dari penggugat RS sendiri,” tutur Aris.

Padahal, lanjut dia, kedua pengguggat sudah mendapat bagian tanah di dekat Embarkasi Haji Donohudan.

Bahkan, pihak keluarga juga pernah mengeluarkan uang untuk menebus sertifikat yang digadaikan oleh penggugat.

Baca Juga: Begini Geliat Mahasiswa Film dan Televisi ISI Surakarta, Gelar Festival Film hingga Produksi Film Lokal

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pospenas IX 2022 Solo Ditutup dengan Bersholawat

Sabtu, 26 November 2022 | 17:45 WIB
X