Kasus Anak Gugat Ibu Kandung, Keluarga Akui Sebagai Aib

- Rabu, 24 November 2021 | 14:46 WIB
TERDAMPAK TOL: Rumah dan pekarangan S di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Boyolali yang terdampak tol sebagai pemicu gugatan anak terhadap ibu kandungnya.  (SMSolo/Joko Murdowo)
TERDAMPAK TOL: Rumah dan pekarangan S di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Boyolali yang terdampak tol sebagai pemicu gugatan anak terhadap ibu kandungnya. (SMSolo/Joko Murdowo)

Adapun gugatan terkait dengan hibah sebidang tanah seluas 1.400 meter persegi milik S.

Tanah dihibahkan kepada empat anak yaitu Aris, Gunawan, W dan RS. Namun bagian RS kemudian diatasnamakan anaknya.

“Itu terjadi tahun 2012. Kemudian mendengar ada proyek tol Yogya- Solo ini, keduanya ribut lagi,” ungkap dia.

Sebenarnya, kedua penggugat pernah mengajukan gugatan.

Baca Juga: Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Namun dalam sidang di PN Boyolali pada bulan Mei lalu, majelis hakim memutuskan menolak gugatan tersebut.

Belakangan, kedua penggugat mengajukan gugatan baru pada bulan September lalu.

“Ini sudah beberapa kali sidang dan rencananya, ada pemeriksaan setempat (PS) oleh majelis hakim pada Jumat (26/11/2021).”

Baca Juga: Sembunyikan Sabu di Mulut, Oknum Satpol PP di Lampung Digelandang Polisi

Dirinya tak habis pikir dengan sikap kedua kakaknya yang ngotot mengajukan gugatan.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X