KPPPA Gerah, Kasus Pemerkosaan dan Penganiayaan Siswi SD di Malang Minta Diusut Tuntas

- Kamis, 25 November 2021 | 09:50 WIB
Ilustrasi perkosaan anak.  (/Pixabay/Alexas_Fotos /)
Ilustrasi perkosaan anak. (/Pixabay/Alexas_Fotos /)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Kasus pemerkosaan terhadap siswi SD di Malang mendepat kecaman keras dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Deputi Perlindungan Khusus Anak KPPA, Nahar meminta aparat mengusut tuntas kasus tersebut.

Menurut Nahar, kasus tersebut harus diusut tuntas dengan menerapkan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pelaku dapat dijerat dengan dua pasal sekaligus, yaitu Pasal 80 atas tindak kekerasan dan Pasal 81 atas tindak pemerkosaan kepada korban.

Baca Juga: Gara-gara Daun Singkong, Seorang Anak di Wonogiri Tewas Kesetrum

"Kasus pemerkosaan dan penganiayaan yang terjadi sangat keji. Korban yang masih berusia 13 tahun, diperkosa saat pulang dari sekolah dan kemudian dianiaya oleh delapan orang termasuk oleh satu orang pelaku pemerkosaan," kata Nahar melalui siaran pers, Jakarta di terima Kamis.

Atas pengungkapan kasus ini, pihaknya mengapresiasi Polresta Malang yang cepat menangkap para terduga pelaku dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Meski para terduga pelaku masih berusia anak, kata Nahar, Kemen PPPA akan memastikan agar proses hukum para terduga pelaku sesuai dengan UU Sistem Peradilan Pidana Anak Nomor 11 Tahun 2012.

Baca Juga: Kasus Anak Gugat Ibu Kandung, Keluarga Akui Sebagai Aib

"Kami telah berkoordinasi dengan Bareskrim, Pemprov Jatim, Pemkot Malang dan Lembaga Pendamping Anak untuk mengambil langkah-langkah penanganan dan melakukan pendampingan terhadap korban. Saat ini korban ditempatkan di Rumah Aman di Batu untuk memulihkan psikis," kata Nahar.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UNS Berangkatkan Tim Satgas Bencana Semeru

Senin, 6 Desember 2021 | 18:02 WIB

Sejarah Panjang Letusan Gunung Semeru sejak Tahun 1818

Minggu, 5 Desember 2021 | 12:13 WIB
X