Cahyo, Mana Cahyo... Gibran: Titenana Wae, Vandalisme Kok Nulis Jeneng

- Sabtu, 27 November 2021 | 15:47 WIB
Coretan Cahyo di bawah ikon Gambyong fly over Purwosari telah ditutup cat putih, Sabtu (27/11/2021).  (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Coretan Cahyo di bawah ikon Gambyong fly over Purwosari telah ditutup cat putih, Sabtu (27/11/2021). (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengaku terus mencari identitas pelaku vandalisme di fly over Purwosari, Solo, yang menuliskan kata “Cahyo” dalam coretannya.

Menurut Gibran, pencarian pelaku vandalisme itu masih terkendala minimnya kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

“Ya titenana wae. Vandalisme kok nulis jeneng. Ya, baru Cahyo,” tutur Gibran di Hotel Aston Solo, Sabtu (27/11/2021).

Baca Juga: Bikin Kumuh Fly Over Purwosari, Cahyo Dicari Gibran Pakai CCTV

Gibran mengakui, proses identifikasi pelaku vandalisme yang membuat coretan di bawah ikon Gambyong sisi timur fly over Purwosari tersebut tidak mudah.

“Itu dilakukan malam hari. Pantauan CCTV juga nggak kelihatan. Lagi pula ada beberapa spot yang tidak terjangkau CCTV.”

Wali Kota hanya berjanji untuk mengupayakan optimalisasi pemantauan berbagai sudut kota melalui peningkatan kualitas kamera pengawas.

Baca Juga: Ada Fasilitas Isoter di Ndalem Priyosuhartan, Siswa Positif Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

“Kemarin sudah ada penandatanganan MoU dengan Polri juga. Nantinya akan ditambah lagi e-TLE (dengan kualitas gambar) yang lebih HD (High Definition) di berbagai spot,” terang Gibran.

Seperti diketahui, coretan bertuliskan “Cahyo” di sekitar fly over Purwosari memantik perhatian publik.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dari 150 Desa 19 Desa di Sukoharjo Belum Punya BUMDes

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:59 WIB

KPK OTT Salah Satu Hakim di PN Surabaya

Kamis, 20 Januari 2022 | 12:10 WIB

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB
X