Varian Omicron Ancam Dunia, Luhut: Belum Diperlukan Lockdown

- Senin, 29 November 2021 | 10:27 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Keberadaan varian Omicron, varian baru Covid-19 membuat dunia was-was. Virus ini terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan.

Badan kesehatan dunia (WHO) mengklasifikasikan varian ini ke dalam variant of concern atau varian yang mengkhawatirkan.

Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia saat ini masih sangat terkendali.

Baca Juga: Warga Delapan Negara Afrika Ditolak Masuk ke Indonesia, Ini Daftarnya  

"Bahkan pada hari ini (28 November 2021) kita hanya mencatatkan 275 kasus baru dan hanya 1 kasus fatality," kata Luhut Pandjaitan dikutip Pikiran-rakyat.com.

Luhut mengatakan, untuk mengantisipasi Covid-19 varian Omicron, belum diperlukan menerapkan lockdown di Indonesia.

Baca Juga: Kasus Gugatan Anak pada Ibu Kandung, BPN Boyolali Pastikan Sertifikat Tanah di Dukuh Klinggen Sah 

"Pengalaman lockdown itu juga tidak menyelesaikan masalah. Kita lihat banyak negara yang melakukan lockdown itu malah dapat serangan lebih banyak," kata Luhut Pandjaitan.

Luhut Pandjaitan masih percaya pendekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih bisa diandalkan untuk mengantisipasi ancaman ini.

Pria yang juga menjabat sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali itu mengatakan, hal terpenting adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dari 150 Desa 19 Desa di Sukoharjo Belum Punya BUMDes

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:59 WIB

KPK OTT Salah Satu Hakim di PN Surabaya

Kamis, 20 Januari 2022 | 12:10 WIB

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB
X