Korban Meninggal Akibat Erupsi Gunung Semeru Menjadi 22 Orang, Hilang 22

- Selasa, 7 Desember 2021 | 09:24 WIB
Proses pencarian dan evakuasi korban terdampak erupsi Gunung Semeru oleh tim satuan tugas gabungan, Senin (6/12). (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)
Proses pencarian dan evakuasi korban terdampak erupsi Gunung Semeru oleh tim satuan tugas gabungan, Senin (6/12). (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Pusat Pengendalian Operasi BNPB merilis perkembangan jumlah korban erupsi Gunung Semeru Jawa Timur bertambah.

Berdasarkan data terkini pada Senin (6/12), pukul 20.15 WIB, korban jiwa sebanyak 22 orang. Sementara luka-luka 56, dan hilang 22.

Sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa dan warga mengungsi 2.004. Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang, posko masih melakukan pendatan dan validasi.

Baca Juga: Tekan Potensi Penularan Covid-19, Libur Akhir Semester dan Terima Rapor di Solo Diundur

"Korban meninggal dunia teridentifikasi 14 orang di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 8 orang di Kecamatan Candipuro," Abdul Muhari, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dilansir dari bnpb.go.id.

Terkait dengan perkembangan warga mengungsi, sebanyak 2.004 warga yang tersebar di 19 titik pengungsian yang tersebar di 3 kecamatan. Yaitu Kecamatan Pronojiwo, Candipuro dan Pasirian.

Jumlah penyintas tertinggi berada di Kecamatan Candipuro dengan jumlah 1.136 jiwa, Pasirian 563 dan Pronojiwo 305.

Baca Juga: Ruas Jalan Mungkung, Sragen Diuji Coba Dilewati Kendaraan Berat, Ini Hasilnya

Selain dampak korban jiwa, awan panas guguran Gunung Semeru mengakibatkan kerusakan di sektor pemukiman, pendidikan maupun sarana dan prasarana.

"Posko masih terus melakukan pemutakhiran terhadap dampak kerugian material, dengan data sementara rumah terdampak 2.970 unit, fasilitas pendidikan 38 unit dan jembatan (Jembatan Gladak Perak) putus 1 unit."

Terkait dengan jumlah personel gabungan mencapai 985 orang. Para personel melakukan berbagai upaya penanganan darurat yang saat ini fokus pada pencarian dan evakuasi serta pelayanan dasar warga terdampak.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB

Polda Jatim Buru Penendang Sesajen ke Lombok Timur

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:35 WIB
X