Komnas HAM Tolak Hukuman Mati Herry Wirawan, Sang Predator Seks

- Jumat, 14 Januari 2022 | 09:52 WIB
Herry Wirawan usai menjalani sidang, Selasa 11 Januari 2022.  (Foto sumber /DeskJabar/ Yedi Supriyadi)
Herry Wirawan usai menjalani sidang, Selasa 11 Januari 2022. (Foto sumber /DeskJabar/ Yedi Supriyadi)


JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Komnas HAM menolak hukuman mati dan kebiri kimia bagi terdakwa pemerkosa 13 santriwati, Herry Wirawan.

Menurut Komisioner Pemantauan/Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Mohammad Choirul Anam hukuman kebiri tidak sesuai dengan prinsip HAM. Choirul juga merasa keberatan dengan tuntutan hukuman mati terhadap Herry.

"Untuk setiap ancaman hukuman mati, Komnas HAM selalu bersikap menolak," katanya sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari ANTARA.

Baca Juga: Valentino Rossi akan Berkompetisi di GT World Challange Europe dengan Audi R8

Komnas HAM sangat mendukung tuntutan hukuman berat pada Herry Wirawan, namun tidak dalam bentuk hukuman mati.

"Kami berharap ada perubahan kebijakan," kata Choirul.

Sebelumnya, Herry Wirawan menjalani sidang lanjutan pada Selasa, 11 Januari 2022 atas kasus pemerkosaan 13 santriwati di Kota Bandung.

Baca Juga: Pamit Ambil Rapot Sejak 6 Januari, Siswi SMK Muhammadiyah Purbalingga Ditemukan di Yogya

Dalam sidang yang digelar secara tertutup tersebut, Herry Wirawan mendapatkan tuntutan hukuman mati.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menuntut Herry Wirawan dengan pidana tambahan yaitu hukuman kebiri kimia.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi Kanjuruhan Pemerintah Bentuk Tim Independen

Senin, 3 Oktober 2022 | 11:51 WIB

Kapolri Takziah ke Rumah Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 3 Oktober 2022 | 10:17 WIB
X