Akan Direlokasi, PKL Malioboro Minta Penundaan 1-3 Tahun, Wawali: Tidak Ada Penundaan

- Selasa, 18 Januari 2022 | 07:53 WIB
Jalan Malioboro Yogyakarta (Wikipedia)
Jalan Malioboro Yogyakarta (Wikipedia)

YOGYAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Seluruh pedagang kaki lima (PKL) Malioboro akan direlokasi ke tempat yang baru. PKL Minta kebijakan ditunda.

PKL menyebut bahwa proses relokasi akan dilakukan pada awal Februari 2022 mendatang.

"Rencananya akan dilakukan relokasi pada 1-7 Februari 2022. Sebelumnya akan ada semacam acara selamatan di Gedung Indra pada 22 Januari," kata Ketua Paguyuban Angkringan Malioboro (Padma) Yati Dimanto di Yogyakarta,dikutip dari ANTARA.

Baca Juga: Mobil Tabrak Pembatas Jalan Hingga Besi Tembus Kaca Belakang, Sopir Luka Ringan

Seluruh PKL, kata dia, akan dipindahkan ke lokasi baru. Jika pada 8 Februari masih ada pedagang yang berjualan di lokasi lama, akan langsung ditertibkan oleh aparat gabungan.

Meskipun pedagang menerima rencana untuk relokasi, namun Yati masih berharap agar pemerintah bisa menunda kebijakan tersebut selama satu hingga tiga tahun untuk memberikan kesempatan kepada pedagang memulihkan kondisi perekonomian mereka.

"Pandemi membuat kami terpuruk karena ada kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat sehingga wisatawan pun sepi," katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pilih Nusantara sebagai Nama Ibu Kota Negara

Namun demikian, lanjut dia, kondisi pariwisata di Yogyakarta kembali berangsur pulih dan Malioboro kembali ramai dikunjungi wisatawan sehingga pedagang ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memulihkan kondisi ekonomia mereka.

"Kekhawatiran kami saat dipindah ke gedung baru, maka wisatawan enggan datang. Bisa membuat kami mati perlahan-lahan," katanya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X