Polda Sumut Bentuk Tim Selidiki Temuan Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat yang di OTT KPK

- Selasa, 25 Januari 2022 | 09:50 WIB
Kerangkeng Manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Perangin-angin (anishidayah)
Kerangkeng Manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Perangin-angin (anishidayah)

LANGKAT, suaramerdeka-solo.com – Polda Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim untuk menyelidiki temuan kerangkeng di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin (TRP) yang ditangkap KPK.

Diduga kerangkeng atau penjara tersebut digunakan untuk perbudakan. Saat petugas KPK dan kepolisian menggeledah rumah TRP, ada dua sel di belakang rumahnya yang di dalamnya ada 40 an orang pekerja.

Baca Juga: Dua Kelompok di Sorong Bertikai, Belasan Orang Tewas

Namun saat itu hanya terdapat empat orang dengan kepala gundul dan wajah babak belur. Sisanya, sedang bekerja di perkebunan sawit milik TRP.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, tim terdiri Direktorat Narkoba, BNN dan Direktorat Reskrimum. Menurut penjaga rumah, penjara yang digembok itu untuk rehablitisi narkoba mandiri.

"Pada tahun 2017, BNK Langkat sempat koordinasi di sana. Kalua memang tempat rehabilitasi agar diberikan dibuatkan izin secara resmi," ujar Kabid Humas dilansir dari ANTARA.

Baca Juga: Tergerus Aliran Kali Anyar, Drainase Kreteg Abang Ambrol

Untuk diketahui, KPK telah melakukan operasi tangkap tangan dalam dalam kasus dugaan suap dengan 5 tersangka, Selasa (18/1/22) malam. Keesokan harinya,Rabu (19/1/22) sore, TRP menyerahkan diri ke Polres Binjai. **

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X