Empat Fakta Keganasan Pantai Payangan Jember

- Senin, 14 Februari 2022 | 10:02 WIB
Pantai Payangan Jember Menelan Korban, Sudah Sering Terjadi?  (pixabay/dimitrisvetsikas1969)
Pantai Payangan Jember Menelan Korban, Sudah Sering Terjadi? (pixabay/dimitrisvetsikas1969)

JEMBER, suaramerdeka-solo.com - Pantai Payangan Jember yang memiliki ombak cukup tinggi, bukan kali pertama menelan korban jiwa.

Bahkan, ombak Pantai Payangan Jember pernah sampai ke pemukiman warga sekitar.

Baru-baru ini diketahui bahwa Pantai Payangan Jember lagi-lagi menelan korban akibat hantaman ombaknya. Tercatat ada 11 korban jiwa saat ritual di sana. Kejadian itu bukan kali pertama terjadi.

Berikut fakta-fakta di Pantai Payangan Jember.

Baca Juga: 11 Orang Tewas Dalam Ritual di Pantai Payangan Jember

1. 4 Mei 2019.
Diketahui korban bernama Sukron (19) warga Kabupaten Pasuruan yang singgah di Pantai Payangan Jember untuk berlibur.

Awalnya korban hanya mandi di bibir pantai, namun lama kelamaan tubuhnya terseret arus hingga tidak sadar tubuhnya sudah kebawa menuju tengah laut.

Korban sempat berusaha ditolong oleh temannya, namun karena ombak yang semakin terjang, temannya tidak mampu menarik tubuh korban ke tepi pantai. Alhasil korban tidak selamat dan temannya tetap selamat.

Baca Juga: Polisi Selidiki Ritual Maut di Pantai Payangan yang Tewaskan 11 Orang

Korban ditemukan 2 hari kemudian (6 Mei 2019) dalam kondisi mengapung pada 200 meter ke arah selatan dari tempat kejadian semula.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Artikel Terkait

Terkini

X