Bakal Dilintasi Tol Demak-Tuban, Apa Kabar Harga Tanah di Rembang?

- Rabu, 16 Februari 2022 | 04:35 WIB
Wilayah desa di Kecamatan Pamotan menjadi yang terbanyak perihal rencana digunakan sebagai akses pembangunan tol Demak-Tuban.  (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Wilayah desa di Kecamatan Pamotan menjadi yang terbanyak perihal rencana digunakan sebagai akses pembangunan tol Demak-Tuban. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-solo.com – Tiga puluh tujuh desa dalam delapan kecamatan di Kabupaten Rembang rencananya bakal dilintasi jalan tol Demak-Tuban.

Sebagaimana pembangunan jalan-jalan tol sebelumnya, pembebasan tanah menjadi rangkaian awal proyek nasional itu.

Lonjakan harga tanah biasanya terjadi pada lahan-lahan yang bakal disulap menjadi jalan bebas hambatan tersebut.

Lalu, apa kabar harga tanah di Rembang?

Baca Juga: Rencana Jalan Tol Demak-Tuban Lintasi 103 Desa di Jawa Tengah

Variatif. Namun beberapa kepala desa menyebutkan, harga tanah di wilayahnya yang masuk daftar lintasan tol, saat ini relatif murah.

Kades Pamotan, Masykur Rukhani menyebut harga tanah di kawasan pinggiran Pamotan, saat ini masih sangat murah, terutama di kawasan pinggiran desa itu.

Dia memperkirakan, kawasan yang terdampak berada di daerah Pamotan Selatan. Menurutnya, masyarakat setempat antusian menyambut rencana jalan tol itu.

Baca Juga: Mau ke Luar Kota Saat Libur Nataru Via Tol Trans-Jawa? Ini Tarif-tarifnya

‘’Kawasan yang terdampak mungkin di Pamotan Selatan. Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) tahan di sana mungkin masih Rp 4.000 per meter. Namun harga jual faktualnya bisa Rp 15.000 per meter,’’ tutur Masykuri, dilansir dari suaramerdeka-muria.com.

Beda lagi harga di daerah Bonjor Kecamatan Sarang.

‘’Warga terbuka jika harga lahan sesuai mereka. Kalau sekarang, rata-rata harga tanah di Bonjor masih Rp 300 ribu per meter. Itu sepertinya di atas NJOP yang ditetapkan,’’ kata Kades Bonjor, Abdul Gofir.

Sementara Kades Karas (Kecamatan Sedan) Nasrudin mengungkapkan, selama ini tidak ada harga baku per meter , terhadap tanah di wilayahnya.

Baca Juga: Pembayaran UGR Tanah Kas Desa Terdampak Tol Jogja-Solo di Boyolali Tunggu Persetujuan Gubernur

‘’Biasanya harga tanah di Karas tidak ada hitungan per meter berapa. Umumnya, tolok ukurnya beli di lokasi mana. Namun, rata-rata harga tanah saat ini Rp 100-200 ribu per meter. Harga itu bisa jadi naik jika memang benar, Karas dilalui tol,’’ kata Nasrudin.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X