Pria dan Wanita Ditemukan Tewas di Dalam Mobil. Ditemukan Struk Pembelian BBM di SPBU Kawasan Mandalika

- Senin, 21 Maret 2022 | 16:35 WIB
Ilustrasi tewas ( dok/Pixabay)
Ilustrasi tewas ( dok/Pixabay)

MATARAM, suaramerdeka-solo.com - Warga Mataram, NTB digegerkan dengan penemuan mayat pria dan wanita di dalam mobil yang terparkir di komplek pertokoan, Kota Mataram, NTB.

Mayat tersebut telah dievakuasi oleh petugas kepolisian. Dari mulut korban keluar busa. Kasus ini saat ini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.

Mayat perempuan berinisial K, asal Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Sedangkan untuk yang pria berinisial LH, asal Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Baca Juga: Jalan Berlubang Rawan Sebabkan Kecelakaan, Ini Langkah Satlantas Polres Sukoharjo

"Pagi sekitar pukul 08.30 WITA, kami mendapatkan laporan masyarakat terkait temuan dua sosok jenazah di sebuah mobil," kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, dilansir dari Antara, Senin (21/3).

Dalam proses identifikasi di lokasi, pihaknya menemukan mobil dalam keadaan mesin masih hangat dan di dalamnya dingin dengan kaca berembun.

"Dari saksi pertama juga mengatakan, kalau mobil ditemukan kali pertama dalam keadaan mesin masih dan AC menyala," ucapnya.

Baca Juga: Satu Keluarga di Jakarta Tewas di Kamar Mandi

Kemudian dari saksi kedua menyatakan bahwa kendaraan roda empat tersebut sudah parkir sejak Minggu (20/3) sore.

"Jadi diperkirakan mobil menyala dan ber-AC selama delapan sampai 12 jam," ujar Kadek Adi.

Selain itu dari dalam mobil juga ditemukan pakaian dan makanan. Ada juga nota atau struk pembelian BBM di SPBU Kawasan Mandalika. Struk itu tertanggal 17 Maret.

"Dari kartu identitas keduanya, si pria berstatus sudah menikah dan yang perempuan belum. Mereka berdua kelahiran tahun 1990," ucapnya.

Baca Juga: Bagaimana Kondisi Dua Anak Kanti Utami yang Selamat dari Pembunuhan? Ini Kabarnya

Lebih lanjut, kini kedua jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Untuk mengetahui penyebab meninggal dunia keduanya, dokter forensik sudah melakukan visum luar.

"Dari dokter forensik sampaikan bahwa dari hasil cek fisik korban tidak ada indikator tanda-tanda kekerasan, sehingga kami berencana untuk melakukan pendalaman melalui autopsi," ujarnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mercon Meledak di Magelang. 1 Tewas 11 Rumah Rusak

Senin, 27 Maret 2023 | 10:50 WIB
X