Pabrik Kapur Ajaib 'Bagus' Palsu di Mojogedang Dikukut, Rugikan Perusahaan Hingga Rp 3,6 Miliar

- Selasa, 12 April 2022 | 15:15 WIB
Barang bukti kasus pemalsuan produk kapur ajaib "Bagus" diperlihatkan dalam gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Selasa (12/4).  (SMSolo/Irfan Salafudin)
Barang bukti kasus pemalsuan produk kapur ajaib "Bagus" diperlihatkan dalam gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Selasa (12/4). (SMSolo/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Pabrik pembuatan kapur ajaib palsu yang mencatut merek "Bagus", dikukut jajaran Satreskrim Polres Karanganyar.

Berbagai alat produksi, ratusan kardus kapur tulis yang jadi bahan baku produksi, belasan kardus kapur ajaib "Bagus" palsu siap edar, dan barang lain pendukung produksi, disita dari pabrik yang berlokasi di Dukuh Dawe RT 02 RW IV, Kelurahan Mojoroto, Kec Mojogedang.

Pabrik tersebut dioperasikan oleh tersangka SW alias MN (34) yang kini ditahan dan suaminya, DL alias AL (37), yang kini berstatus buron, serta dibantu 7 karyawan.

Baca Juga: Marak Demo Mahasiswa Soal Isu Perpanjangan Jabatan Bapaknya, Apa Kata Gibran?

Dalam gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Selasa (12/4), Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Kresnawan Hussein mengatakan, pemalsuan tersebut merugikan PT Panca Talentamas selaku pemilik merek hingga Rp 3,6 miliar.

"Tersangka telah menjalankan usahanya selama empat bulan terakhir, sejak November 2021. Produk Kapur Anti Semut dan Kecoa ”Bagus” palsu yang dibuatnya, dipasarkan ke berbagai wilayah, terutama kawasan timur," jelasnya, mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo.

Baca Juga: 17 Orang Terduga Pembakar Pos Polisi Pejompongan Jakarta Ditangkap

Produk palsu tersebut dijual Rp 12 ribu per pack, jauh lebih murah dibanding produk asli yang harganya di kisaran Rp 18 ribu hingga Rp 19 ribu per pack.

Produk palsu itu dibuat dengan peralatan seadanya, dengan bahan baku kapur tulis yang dipotong agar ukurannya sesuai dengan produk asli.

Kapur tersebut kemudian direndam cairan insektisida, lalu dijemur hingga kering dan dikemas dengan kemasan yang dibuat mirip dengan produk asli.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Laksamana Yudo Margono Calon Tunggal Panglima TNI

Senin, 28 November 2022 | 19:35 WIB

Pospenas IX 2022 Solo Ditutup dengan Bersholawat

Sabtu, 26 November 2022 | 17:45 WIB
X