Penyidikan Kasus Korban Begal jadi Tersangka DIhentikan. Polda NTB Terbitkan SP3

- Sabtu, 16 April 2022 | 21:10 WIB
Akhirnya, Polda NTB Hentikan Kasus Korban Begal Dijadikan Tersangka (Foto Humas Polri)
Akhirnya, Polda NTB Hentikan Kasus Korban Begal Dijadikan Tersangka (Foto Humas Polri)

NTB, suaramerdeka-solo.com - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menerbitkan SP3 atau Surat Perintah Penghantian Penyidikan terhadap kasus Amaq Sinta, korban begal yang jadi tersangka.

Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Djoko Purwanto menyatakan bahwa, pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Djoko Purwanto menjelaskan, penyetopan proses hukum Amaq Sinta tersebut setelah dilakukannya proses gelar perkara yang dihadiri oleh jajaran Polda dan pakar hukum.

Baca Juga: Begal Payudara, Pengemudi Ojol Lakukan Aksi pada Sebelas TKP di Bali Akhirnya Diringkus

"Hasil gelar perkara disimpulkan peristiwa tersebut merupakan perbuatan pembelaan terpaksa sehingga tidak ditemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum baik secara formil dan materiil," ujar Djoko dikutip dari PMJnews.

Menurut Djoko, keputusan dari gelar perkara tersebut berdasarkan peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019, Pasal 30 tentang penyidikan tindak pidana bahwa penghentian penyidikan dapat dilakukan demi kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan.

Baca Juga: Driver Ojol di Yogyakarta Bukan Korban Klitih. Ternyata Begini Peristiwa yang Sebenarnya

"Peristiwa yang dilakukan oleh Amaq Sinta merupakan untuk membela diri sebagaimana Pasal 49 Ayat (1) KUHP soal pembelaan terpaksa," ujar Djoko.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menekankan bahwa, penghentian perkara tersebut dilakukan demi mengedepankan asas keadilan, kepastian dan terutama kemanfaatan hukum bagi masyarakat.

Baca Juga: Melawan Begal hingga Dua Begal Terbunuh, Warga Lombok Tengah jadi Tersangka dan Ditahan

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pospenas IX 2022 Solo Ditutup dengan Bersholawat

Sabtu, 26 November 2022 | 17:45 WIB
X