Boyamin Saiman, Koordinator MAKI Diperiksa KPK Terkait Bupati Banjarnegara nonaktif

- Rabu, 18 Mei 2022 | 14:28 WIB
Koordinator MAKI Boyamin Saiman diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Bupati Banjarnegara nonaktif, Budhi Sarwono. (IST/PR)
Koordinator MAKI Boyamin Saiman diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Bupati Banjarnegara nonaktif, Budhi Sarwono. (IST/PR)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman diklarifikasi KPK mengenai kedudukan dan kewenangannya sebagai Direktur PT Bumi Rejo.

Boyamin diperiksa KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/5) sebagai saksi untuk tersangka Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono (BS) dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait kedudukan dan kewenangan saksi sebagai Direktur PT Bumi Rejo," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya.

Baca Juga: Menteri PPPA Gandeng UGM Sukseskan Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Adapun Boyamin diperiksa dalam kapasitas sebagai Direktur PT Bumi Rejo. Penyidik juga mendalami pengetahuan saksi Boyamin terkait aktivitas operasional PT Bumi Rejo di antaranya soal keuangan perusahaan.

Usai diperiksa, Boyamin mengaku ditanya penyidik KPK soal perkenalan dengan Budhi.

"Ada 11 pertanyaan, pertanyaan lima adalah bagaimana kenal BS saya jelaskan," ucap Boyamin usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/5).

Baca Juga: Adiknya Dinikahi Ketua MK, Presiden Jokowi Jadi Wali

Dia juga menjelaskan terkait dengan susunan pengurus PT Bumi Rejo dan penunjukannya sebagai direktur di perusahaan tersebut.

"Saya diminta kemudian menjadi direktur ditugasi untuk mengurusi utang-utang. Seperti kemarin saya katakan utang di bank, berapa miliar di Bank Mandiri, berapa miliar di Bank BPD kemudian digugat pihak ketiga, terus tender Bumi Rejo di Banjarnegara tahu tidak, saya ngomong tidak tahu dan sepengetahuan saya kan memang kan tidak bisa ikut tender sudah kredit macet sudah invalid," kata dia.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganja Untuk Medis, MUI Akan Siapkan Fatwa

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:00 WIB
X