Investasi Bodong DNA Pro, Polisi Blokir 64 Rekening Berisi Total Rp 105,5 Miliar

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 04:50 WIB
Ilustrasi robot trading. (SMSolo/pixabay)
Ilustrasi robot trading. (SMSolo/pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com – Pengusutan dan penelusuran kasus investasi bodong DNA Pro terus berlanjut.

Tak berhenti pada 11 tersangka yang telah ditahan dan tiga tersangka lain yang diduga berada di luar negeri dan masih diburu, polisi terus mengembangkan tersangka lain.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hernawan juga mengungkap, pihaknya telah memblokir 64 rekening dengan isi total uang sekitar Rp 105,5 miliar.

Baca Juga: Jadi Brand Ambassador DNA Pro, Ivan Gunawan Serahkan Uang Rp 920 Juta ke Polisi

Di samping itu, polisi menyita uang tunai Rp 112,5 miliar, berujud uang rupiah dan dolar Singapura.

Polisi pun menyita 20 kg emas, hotel, rumah, serta 14 mobil mewah berbagai merek.

‘’Penyitaan tersebut tidak berhenti di sini, penyidik masih berkerja sama dengan teman-teman PPATK untuk tracing aset yang ada di dalam dan luar negeri,’’ ujar Whisnu, dilansir dari Antara, Jumat (27/5/2022).

Polisi menduga, para tersangka investasi bodong DNA Pro menyembunyikan sebagian aset hasil kejahatannya di Kepulauan Virgin.

Baca Juga: Penuhi Panggilan Sebagai Saksi Kasus DNA Pro, Rossa: Saya Menyanyi untuk Sebuah Acara…

Sejumlah 3.621 korban DNA Pro kini telah melapor ke Bareskrim Polri. Kerugian yang mereka alami ditaksir mencapai Rp 551,7 miliar.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X