Kolonel Priyanto, Pembunuh Sejoli di Nagreg Divonis Seumur Hidup dan Dipecat

- Selasa, 7 Juni 2022 | 15:22 WIB
Kolonel Priyanto divonis penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan sejoli Nagreg. (SMSolo/dok)
Kolonel Priyanto divonis penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan sejoli Nagreg. (SMSolo/dok)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Kolonel Infanteri Priyanto, terdakwa kasus pembunuhan remaja sejoli di Nagreg beberapa waktu lalu, divonis penjara seumur hidup.

Majelis hakim Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta menjatuhkan vonis penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan dua remaja Handi Saputra dan Salsabila di Nagreg, Jawa Barat.

"Memidana terdakwa dengan pidana pokok penjara seumur hidup dan pidana tambahan dipecat dari dinas militer," kata Hakim Ketua Brigjen TNI Faridah Faisal di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Jakarta Timur, Selasa.

Baca Juga: Abdul Qadir Baraja, Pentolah Khilafatul Muslimin Ditetapkan Tersangka

Vonis tersebut diberikan karena Kolonel Priyanto terbukti secara sah melakukan tindakan pembunuhan berencana, merampas kemerdekaan seseorang, dan menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian.

Hakim menyatakan Priyanto bersalah melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 333 KUHP tentang merampas kemerdekaan seseorang, dan Pasal 181 KUHP yang mengatur pidana menyembunyikan mayat atau kematian korban.

Baca Juga: Gaji yang Harus Dikembalikan Suwarti Bukan Rp160 Juta, Lalu berapa? Ini Hitungan Pemkab Sragen

Atas vonis tersebut, majelis hakim memberikan kesempatan kepada Kolonel Priyanto beserta kuasa hukum untuk memikirkan putusan itu selama tujuh hari.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, tepatnya pada 8 Desember 2021, Kolonel Priyanto dan dua anak buahnya, yaitu Kopda Andreas dan Koptu Ahmad Sholeh, menabrak Handi dan Salsa di Nagreg.

Baca Juga: Sadis! Dua Sejoli Korban Tabrak Lari di Nagreg Dilempar dari Atas Jembatan

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Surat Pemecetan Ferdy Sambo Diteken Presiden Jokowi

Jumat, 30 September 2022 | 14:43 WIB

Mengenang Sejarah Kelam 30 September 1965 atau G30S PKI

Jumat, 30 September 2022 | 06:15 WIB

Ferdy Sambo Cs Segera Disidang, Fadil: Sudah Terjadwal

Rabu, 28 September 2022 | 19:09 WIB
X